Top 3 News: 5 Rekomendasi Ijtima Ulama III untuk Prabowo-Sandi

Oleh Liputan6.comAdy AnugrahadiMaria FloraRaden Trimutia Hatta pada 02 Mei 2019, 07:15 WIB
Diperbarui 02 Mei 2019, 07:15 WIB
Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto menandatangani pakta integritas Ijtima Ulama II
Perbesar
Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto menandatangani pakta integritas Ijtima Ulama II (Liputan6.com/ Delvira Chaerani Hutabarat)

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 News hari ini, Ijtimak Ulama mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai capres-cawapres Pilpres 2019.

Adanya isu kecurangan Pemilu 2019 membuat Ijtima Ulama III mengeluarkan lima rekomendasi. Salah satunya mendesak Bawaslu dan KPU membatalkan atau mendiskualifikasi paslon capres-cawapres 01.

Capres nomor urut 02 Pabowo yang hadir saat Ijtima Ulama III digelar di Bogor, Rabu, 2 April kemarin menyebut lima rekomendasi Ijtimak Ulama dinilai cukup komprehensif dan tegas.

Sementara itu, sejumlah tuntutan disuarakan para buruh di peringatan Hari Buruh atau May Day, Rabu kemarin. Belakangan ada tiga tuntutan yang dikabulkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat bertemu dengan sejumlah pimpinan konfederasi serikat buruh, Jumat 26 April lalu.

Salah satunya tentang perlunya tempat penitipan bayi dan balita di perusahaan-perusahaan atau kawasan industri.

Lantas, berapa harga barang mewah yang sisita KPK dari Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip? 

Wahyumi kini resmi menyandang status tersangka kasus suap proyek revitalisasi pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud. Bupati cantik yang kerap tampil modis itu sempat mengaku bingung dan tak tahu-menahu kenpa bisa digiring ke KPK. 

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Rabu, 1 Mei 2019:

2 dari 5 halaman

1. 5 Rekomendasi Ijtima Ulama III, Prabowo: Cukup Komprehensif dan Tegas

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri acara Ijtimak Ulama III di Sentul, Bogor. (Merdeka/Muhammad Genantan Saputra)
Perbesar
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri acara Ijtimak Ulama III di Sentul, Bogor. (Merdeka/Muhammad Genantan Saputra)

Ijtima Ulama III mengeluarkan lima rekomendasi untuk menyikapi hasil Pemilu 2019. Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai lima rekomendasi itu sudah komprehensif.

Pertama, Ijtima Ulama menyimpulkan bahwa telah terjadi kecurangan dan kejahatan bersifat terstruktur, sistematis dan masif dalam proses penyelenggaraan pemilu 2019.

Kedua, mendorong dan meminta kepada Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi untuk mengajukan keberatan melalui mekanisme legal, prosedural tentang terjadinya berbagai kecurangan dan kejahatan, terstruktur, sistematis dan masif dalam proses pemilihan presiden 2019.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. 3 Tuntutan Buruh yang Dikabulkan Jokowi Saat May Day 2019

Presiden Jokowi berfoto bersama para pimpinan organisasi buruh di Istana Kepresiden Jakarta. (Liputan6.com/Biro Pers-Setpres)
Perbesar
Presiden Jokowi berfoto bersama para pimpinan organisasi buruh di Istana Kepresiden Jakarta. (Liputan6.com/Biro Pers-Setpres)

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko membeberkan tiga tuntutan buruh yang dikabulkan Presiden Jokowi dalam pertemuan bersama sejumlah pimpinan konfederasi serikat buruh, Jumat 26 April.

Pertama, Jokowi akan meninjau ulang atau merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 Tentang Pengupahan.

Jokowi juga mengabulkan pembentukan Desk Tenaga Kerja di Polda Metro Jaya. Desk ini bergerak pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus). Apa tujuannya?

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Ini Harga Barang Mewah yang Disita KPK dari Bupati Kepulauan Talaud

Ekspresi Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Terjaring OTT KPK
Perbesar
Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut) Sri Wahyumi Maria Manalip tiba dikawal petugas di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/04/2019). Sri Wahyumi Maria terjaring OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan pasar dan menjalani pemeriksaan 1X24 jam. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang-barang mewah dan uang tunai sebesar Rp 50 juta milik Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip. 

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, totalnya sekira Rp 513.855.000. Dia pun membeberkan merek dan harga barang-barang mewah yang merupakan permintaan sang bupati tersebut.

"Handbag Channel Rp 97.360.000, tas Balenciaga Rp 32.995.000, jam tangan Rolex Rp 224.500.000, anting berlian Adelle Rp 32.075.000, dan cincin berlian Adelle Rp 76.925.000," ucap Basaria di Gedung Merah Putih, Selasa (30/4/2019) malam.

Menurutnya, barang-barang itu dibeli di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta.

 

Selengkapnya... 

 

* Ikuti perkembangan Real Count Pilpres 2019 yang dihitung KPU di tautan ini

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓