Lemhannas Paparkan Situasi Pasca-Pemilu 2019

Oleh Mevi Linawati pada 24 Apr 2019, 08:35 WIB
Diperbarui 24 Apr 2019, 08:35 WIB

Fokus, Jakarta - Lembaga Ketahanan Nasional atau Lemhannas menggelar konferensi pers di Kantor Lemhannas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa siang, untuk membahas situasi terkini pasca-pemilu serentak 2019 dari perspektif ketahanan nasional melalui instrumen pengukurannya yakni laboratorium pengukuran ketahanan nasional.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Rabu (24/4/2019), Dadan Umar Daihani, Tenaga Profesional Bidang Ska & Tannas, menyatakan indeks gatra ketahanan yang meliputi ketahanan politik, ekonomi. Ketahanan ideologi dan sosial budaya dinilai masih lemah. Misalnya, gejala pemilihan informasi di media sosial yang hanya sesuai keinginan seseorang.

"Teknologi maju luar biasa, tetapi variasi dari tingkat pendidikan sehingga di dalam menyikapi berita-berita di media sosial orang memilih informasi bukan yang benar, tapi yang mengkonfirmasi apa yang kita inginkan," kata Tenaga Profesional Bidang Ska & Tannas Prof Dadan Umar Daihani.

Lemhannas menegaskan, meski lembaganya tidak memiliki kewenangan secara operasional, bisa menjadi kekuatan moral bangsa.

"Kita tidak punya kewenangan operasional, kita tidak punya kewenangan menyusun kebijakan untuk langsung dioperasikan dan kita sodorkan ke publik, dapat dikatakan Lemhannas itu kekuatan moral," ujar Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo.