Ketua PBNU Said Aqil Siradj Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Terkait Pemilu 2019

Oleh Muhammad Ali pada 20 Apr 2019, 08:33 WIB
Diperbarui 20 Apr 2019, 08:33 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Ketua PBNU Said Aqil Siradj mengajak masyarakat menahan diri, bersabar, dan tidak mudah terprovokasi.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (20/4/2019), selain itu juga, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin mengajak semua pihak untuk taat konstitusi.

Seruan damai juga disampaikan Ketua PGI (Persatuan Gereja Indonesia) Henriette Tabita Hutabarat Lebang. 

"Saya kira kita perlu merekat kembali kalau ada gesekan-gesekan, kalau ada sesuatu yang membuat relasi kita tidak berjalan baik, ini masanya untuk saling bersatu dan berdamai kembali," jelas Ketua PGI Henriette Tabita Hutabarat Lebang.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj juga meminta masyarakat kembali bersatu untuk melaksanakan tugas yang lebih besar.

"Kita ini saudara satu bangsa, kalah menang itu biasa dalam kontestasi apapun, jangan karena hanya sesuatu yang tidak bisa terima kemudian kita melakukan hal-hal yang merugikan atau mengancam bangsa ini," ujar dia .

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin juga mengimbau hal yang sama. Dia meminta semua untuk tidak bertindak anarkitis.

"Kita sedang menghadapi ajang pesta demokrasi, marilah kita lalui ini semua dengan berpegang teguh kepada prinsip taat konstitusi, oleh karena itu semua pihak mengendalikan diri dari tindakan anarkistis yang hanya merugikan kita semua," kata dia.