Keponakan Setnov Dukung Airlangga Kembali Jadi Ketum Golkar

Oleh Yusron Fahmi pada 18 Nov 2019, 01:03 WIB
Diperbarui 18 Nov 2019, 01:03 WIB
DPP Partai Golkar Gelar Rapat Pleno Bahas Munas
Perbesar
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) menghadiri rapat pleno DPP Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Rapat membahas munas untuk memilih Ketua Umum Golkar periode 2019-2024 di Bali pada Desember mendatang. (Liputan6.com/JohanTallo)

 

Liputan6.com, Jakarta - Gerakan Masyarakat Bersama Golkar (GMBG) menyatakan dukungannya kepada Airlangga Hartarto untuk kembali memimpin Partai Golkar lima tahun ke depan.

Pimpinan BMBG Raden Andreas Nandiwardhana menyatakan, Airlangga berhasil menyatukan faksi di tubuh Partai Golkar. Dengan kepiawaiannya, tokoh Golkar yang semula berseteru kembali bersatu.

"Ini tidak lepas dari kerjakeras Ketum Golkar saat ini yang merangkul semua komponen," ujar Andra saat deklarasi di bilangan Jakarta Timur (17/11/2019).

Andreas yang merupakan keponakan mantan ketua umum Golkar Setya Novanto ini mengaku sempat pesimistis Golkar akan mendapatkan tiga besar di Pemilu 2019. Sebab saat itu partai berlambang pohon beringin itu tengah menghadapi masa-masa sulit.

“Tapi faktanya justru sebaliknya, Golkar masih menempati urutan ketiga perolehan suara, dan perolehan kursi terbanyak nomer dua di DPR RI. Ini menunjukkan konsolidasi partai yang dibangun Airlangga cukup berhasil," katanya.

Andre menegaskan, bahwa pihakya dalam beberapa pekan ke depan akan mensosialisasikan program kerja caketum Golkar Airlangga Hartarto.

Ia pun berharap agar semua pihak yang menjagokan tokoh dan kadernya yang maju untuk memperebutkan Ketua Umum dalam Munas Golkar yang akan digelar pada Desember mendatang agar mengedepankan cara-cara yang bermartabat.

"Golkar adalah partai yang cinta damai. Gunakanlah cara-cara yang fair dan bermartabat dalam memperebutkan calon Ketua Umum,” imbau Andre.

 

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓