Kriteria Calon Pemimpin Menurut Mahfud MD

Oleh Ratu Annisaa Suryasumirat pada 16 Apr 2019, 06:03 WIB
Diperbarui 16 Apr 2019, 06:03 WIB
Datangi KPK Mahfud MD Diskusi Tentang Tindak Pidana Korupsi
Perbesar
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD memenuhi undangan pimpinan KPK di Jakarta, Senin (25/03). Kedatangannya tersebut untuk melakukan diskusi tentang tindak pidana korupsi dan pencegahannya.merdeka.com/dwi narwoko

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menegaskan, dirinya sudah memiliki pilihan pada Pemilu 2019. 

Mahfud pun mengungkap sejumlah kriteria yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, khususnya calon presiden dan calon wakil presiden.

"Pertama track record, dia bersih. Kemudian tidak pernah terlibat pelanggaran hukum, baik itu korupsi maupun kriminal. Kemudian jelas sikapnya terhadap aspirasi," tukas Mahfud di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Selain itu, pengalaman juga dianggapnya penting untuk dimiliki seorang pemimpin. Mahfud mengatakan, dengan semua kriteria itu, masyarakat sudah bisa menduga siapa calon yang akan dipilihnya nanti.

"Ya silakan aja, saya tidak keberatan saudara menduga saya pilih siapa," kata Mahfud.

 

2 dari 3 halaman

Jangan Golput

[Bintang] GOLPUT
Perbesar
Ilustrasi Golput | Via: facebook.com/maharani-ardini

Mahfud mengingatkan, kepada masyarakat agar tidak golput. Menurutnya, pilihan yang sempurna tidak akan pernah ada, namun pilihan yang terbaik pasti ada.

"Kita ini milih manusia, bukan milih malaikat. Kalau malaikat pasti bersih semua. Ini yang dipilih manusia, pasti ada kelemahannya. Tinggal diukur kelemahan atau kelebihannya," ujar Mahfud.

Menurut Mahfud, memilih calon pemimpin di setiap pemilu perlu dilakukan. Sehingga masyarakat bisa mencegah orang yang tidak cakap untuk menjadi pemimpin.

"Di dalam negara demokrasi, memilih wakil rakyat maupun memilih pemimpin itu bukan untuk menemukan orang-orang yang baik betul, orang yang benar. Yang terpenting adalah menghindarkan orang yang tidak baik agar tidak menjadi wakil rakyat dan tidak menjadi pilihan," ia mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait