Anies: Nama Stasiun MRT ASEAN Membuat Jakarta Makin Kokoh

Oleh Ika Defianti pada 11 Apr 2019, 07:47 WIB
Diperbarui 11 Apr 2019, 07:47 WIB
Anies Baswedan
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjukkan e-ticketing di gate in stasiun MRT Bundaran HI yang terintegrasi dengan halte transJakarta, Senin (25/3). Halte TransJakarta Bundaran HI sempat dibongkar dan dinonaktifkan karena adanya proyek MRT Jakarta pada 2014. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Stasiun MRT ASEAN yang awalnya bernama Stasiun Sisingamangaraja. Dia menyebut Jakarta bukan saja ibu kota Indonesia, namun juga ibu kota ASEAN.

"Karena itu kita berharap melalui penamaan ini menguatkan komitmen Indonesia untuk berperan dalam level regional," kata Anies di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu 10 April 2019.

Anies mengatakan, Jakarta juga menjadi kota yang berpotensi sebagai lokasi penyelenggaran kegiatan ataupun pertemuan kerja sama negara-negara ASEAN. Dia menyebut, 1.600 kegiatan yang diselenggarakan ASEAN, ratusan di antaranya diadakan di Jakarta.

"Tiga ratusan dan lima ratusan diselenggarakan di Jakarta. Harapannya dengan nama ini membuat kita makin sadar atas peran yang kita miliki itu," ucap Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan, penamaan Stasiun ASEAN ini tidak didasarkan komersil seperti beberapa stasiun lainnya. Seperti halnya Stasiun Dukuh Atas BNI, Istora Mandiri, Setiabudi Astra, dan Lebak Bulus Grab.

"Jadi ASEAN tidak membayar apapun, justru kita memberi nama ini sebagai bagian dari ikhtiar kita membuat Jakarta makin kokoh sebagai ibu kota," ucap Anies.

Peresmian juga dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M Fachir, Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi hingga Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar.

Saksikan video pilihan di bawah ini:


Integrasikan Halte CSW dengan Stasiun MRT ASEAN

Anies Baswedan juga berencana mengintegrasikan Halte Transjakarta CSW dengan Stasiun MRT ASEAN. Saat ini kedua lokasi tersebut masih ada jarak yang belum dapat dihubungkan.

"Nanti akan ada di sudut barat utara. Ada fasilitas eskalator untuk bisa naik ke atas (Halte CSW)," kata Anies di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019).

Untuk desain integrasi, dia menyebut saat ini tengah disayembarakan. Integrasi itu dimaksudkan untuk mempermudah warga Ciledug, Tangerang ataupun pengguna Transjakarta koridor 13 untuk berpindah ke MRT.

Hingga saat ini, Halte Transjakarta CSW koridor 13 belum dibuka, sebab baru disediakan anak tangga yang berjumlah 119. Ketinggian halte dengan jalan raya kurang lebih 5 meter.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya