Geger Mayat dalam Karung di Pantai Karibea Banten

Oleh Nanda Perdana PutraYandhi Deslatama pada 07 Apr 2019, 20:15 WIB
Diperbarui 07 Apr 2019, 20:15 WIB
Mayat Dalam Karung di Banten
Perbesar
Warga dan wisatawan Pantai Karibea di Desa Tegal Papak, Pagelaran, Pandeglang, Banten, dikagetkan temuan mayat dalam Karung.

Liputan6.com, Banten - Warga dan wisatawan Pantai Karibea di Desa Tegal Papak, Pagelaran, Pandeglang, Banten, dikagetkan temuan mayat dalam karung. Mayat tanpa identitas itu pertama kali diketahui oleh pemulung hari ini, Minggu (7/4/2019), sekitar pukul 07.00 WIB.

"Pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung, di pinggir pantai," kata petugas security Hotel Karibea Ade Zaenal.

Pemulung yang kaget dengan temuan itu kemudian berteriak dan membuat orang di sekitar berkumpul. Saat ditemukan, jenazah sudah membiru, bengkak, dan diperkirakan sudah beberapa hari meninggal.

Belum diketahui identitas dari mayat tersebut. Diduga jasad tersebut pun terombang-ambing di lautan sebelum akhirnya menepi terbawa ombak.

"Soal kondisi mayat sudah mulai hancur, jadi enggak dibuka dari karung, langsung dibawa petugas kepolisian," terangnya.

Tim Inavis Polres Pandeglang membawa mayatdalam karung itu ke Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP), Serang, Banten, untuk diautopsi.

 

2 dari 2 halaman

Polisi Kesulitan Identifikasi

Dalam prosesnya, Tim Inavis Polres Pandeglang kesulitan mengidentifikasi identitas mayat dalam karung di Pantai Karibea, Tegal Papak, Pagelaran, Pandeglang, Banten. Hal itu lantaran jari dari jasad tersebut telah rusak.

"Jari kiri sudah rusak. Nanti Kita tetap berusaha mencari identitas korban ini," kata Petugas Inavis Polres Pandeglang Aiptu Akbar.

 

Pemeriksaan jenazah di lokasi pantai sendiri sengaja tidak dilakukan karena kondisi jasad yang mulai rusak. Terlebih, Pantai Karibea sedang ramai dikunjungi wisatawan yang berlibur di akhir pekan.

"Biar layak, jadi pemeriksaannya tetep di kamar jenazah. (Identitas) belum diketahui," jelasnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓