Menag Imbau Tidak Golput di Pemilu 2019

Oleh Liputan6.com pada 07 Apr 2019, 09:50 WIB
Diperbarui 07 Apr 2019, 09:50 WIB
Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2018, Menag Raker Dengan Komisi VIII DPR
Perbesar
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan. Jakarta, Senin (26/11). Rapat terkait evaluasi laporan penyelenggaran haji 2018. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, menggunakan hak pilih dalam Pemilu adalah hak setiap warga negara.

"Golput itu memang hak setiap kita. Tapi sebaiknya kita gunakan hak pilih, karena kita punya kewajiban untuk menentukan siapapun di antara para kandidat yang ada. Untuk kita pilih yang terbaik," kata Lukman di acara Dharma Santi Nasional di Panggung Terbuka Ardha Chandra Taman Budaya Art Centre Denpasar, Sabtu (6/4/2019) malam.

Dia pun menyambut baik acara Dharma Santi Nasional ini. Menurut dia, acaranya tersebut adalah upaya untuk mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 17 April 2019 mendatang.

"Intinya perayaan ini dikaitkan dengan upaya kita mensukseskan Pemilu. Jadi Intinya, bahwa sebagai umat beragama, kita tidak bisa memisahkan antara bakti kita kepada agama dan negara," kata Lukman.

Menurut Lukman, Pemilu hakikatnya adalah kewajiban pengejahwantahan atau pengamalan dan kewajiban sebagai warga negara yang sekaligus mengamalkan ajaran agama.

"Jadi, dalam konteks Indonesia setiap umat beragama selalu mengkaitkan kewajiban keagamaannya dengan kewajiban dirinya sebagai warga bangsa. Mudah-mudahan, setiap kita yang punya punya hak pilih menggunakan hak pilihnya sebaik-baiknya sehingga keberlangsungan bangsa ini tetap terjaga dan terpelihara," ujar Lukman Hakim.

 

Reporter : Moh. Kadafi

   

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓