Akhir Gugatan Mertua terhadap Menantunya karena Hoaks Alat Kelamin Besar

Oleh Fadjriah NurdiarsihRaden Trimutia Hatta pada 28 Mar 2019, 12:40 WIB

Patroli, Probolinggo - Kepolisian Probolinggo Jawa Timur mempertemukan mertua dan menantu yang terlibat konflik, menyusul kematian JM, perempuan asal Desa MaronĀ  Kidul. Mediasi dilakukan setelah berita tentang tewasnya JM usai berhubungan suami istri dengan BS, mencuat dan menjadi viral.

Padahal, JM meninggal sebulan silam dan kasusnya telah resmi dihentikan pekan lalu.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Kamis (28/3/2019), dalam catatan medis yang diterima polisi, kematian JM akibat kemaluan BS yang besar tak terbukti, serta tak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. JM menemui ajal karena penyakit epilepsi.

Sebelumnya, BS dilaporkan mertuanya, NS, ke polisi lantaran mendengar desas-desus warga yang menyebut putrinya meninggal dunia usai berhubungan suami istri karena BS memiliki kelamin besar. Kini polisi menyatakan kasus tersebut berakhir damai, dan antara pelapor dan terlapor tidak ada lagi masalah hukum. (Galuh Garmabrata)