BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 3 Hari ke Depan di Wilayah Ini

Oleh Liputan6.com pada 21 Mar 2019, 10:45 WIB
Diperbarui 23 Mar 2019, 09:13 WIB
Cuaca Ekstrem Tenggelamkan Kapal di Perairan Maluku, 14 Tewas

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi pada 21-24 Maret 2019. Gelombang tinggi ini dipicu Siklon tropis Veronica (976 hPa) di Samudra Hindia selatan NTB dan Siklon Tropis Trevor (991 hPa) di Teluk Carpentaria.

Kecepatan angin tinggi yang terjadi mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sejumlah wilayah.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan selatan Jawa Timur hingga Sumba, Perairan selatan Kupang-Pulau Rote, Laut Sawu, Laut Timor selatan NTT, Samudera Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT, Laut Jawa, Laut Banda bagian selatan, Perairan Kep. Letti hingga Tanimbar, Leut Arafuru, Laut Sulawesi bagian timur, dan Perairan Kep. Sangihe Talaud." Tulis BMKG dalam akun instagramnya, @infobmkg, Kamis (21/3/2019).

Tinggi gelombang terbagi menjadi tiga, yakni gelombang setinggi 1,25-2,50 meter dengan status waspada, gelombang setinggi 2,50-4,0 meter dengan status berbahaya, hingga gelombang setinggi 4,0-6,0 meter yang statusnya sangat berbahaya.

 

2 of 3

Perhatikan Risiko Keselamatan Pelayaran

BMKG menekankan agar perahu yang berlayar memperhatikan risiko keselamatan pelayaran disertai dengan informasi kecepatan angin tertentu bagi kapal nelayan, kapal tongkang hingga kapal besar seperti kapal kargo/kapal pesiar.

"Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran: Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m). Kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 m)," jelas BMKG.

Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada, terutama yang berada di wilayah selatan Pulau Jawa karena berpotensi memiliki gelombang setinggi 4 hingga 6 meter.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat agar tetap waspada," tulis BMKG. 

 

Reporter: Dewi Larasati

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓