Top 3 News: Heboh, Pengemis Tanpa Hidung di Bogor Tepergok Miliki Mobil

Oleh Ika DefiantiAchmad SudarnoMaria Flora pada 21 Mar 2019, 07:00 WIB
Diperbarui 21 Mar 2019, 07:00 WIB
Viral Bermobil, Satpol PP Amankan Pengemis Tanpa Hidung di Bogor

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 News hari ini, foto seorang pengemis yang diduga memilki mobil pribadi viral di media sosial belum lama ini. Dalam grup WhatsApp yang beredar, nampak foto pria paruh baya itu tertangkap kamera tengah membuka pintu mobil Daihatsu Xenia berwarna hijau muda.

Kabid Dalops Satpol PP Kota Bogor Dimas Tiko mengatakan, sang kakek memang pengemis yang biasa mangkal di Simpang Yasmin maupun Simpang Semplak, Bogor.  Setiap kali beraksi, sang kakek yang diketahui bernama Heman itu kerap mengenakan sarung, baju koko, dan peci hitam.

Lalu, apakah benar Kakek Herman pemiliki dari mobil tersebut?

Belakangan dia membantahnya dengan menyebut mobil sewaan yang dia bayar berikut sopir sebesar Rp 85 ribu per hari. Herman mengaku menyewa mobil lantaran dirinya sudah tak kuat lagi mengangkat kakinya pada saat naik angkot.

Profesi mengemis menurut pria yang akrab disapa Enur ini telah ditekuninya sejak 1980. Dari hasil meminta-minta belas kasihan orang lain, dia mampu menghasilkan uang minimal Rp 150 ribu per hari. 

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Rabu, 20 Maret 2019:

2 dari 5 halaman

1. Pengemis Tanpa Hidung di Bogor Tepergok Miliki Mobil

Pengemis di Bogor tepergok memiliki mobil
Pengemis di Bogor tepergok memiliki mobil. (Istimewa)

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor mengusir seorang pria tua yang mengemis di kawasan Jalan Abdullah bin Nuh.

Kakek ini diusir bukan lantaran berbuat onar, melainkan tepergok hendak mengemudikan mobil minibus untuk meninggalkan lokasi tempatnya mengemis. 

Foto seorang pengemis memiliki mobil Daihatsu Xenia warna hijau muda ini kemudian beredar dan menjadi bahan perbincangan di WhatsApp grup.

Terkuaknya seorang pengemis tua memiliki mobil itu berawal saat sejumlah anggota Satpol PP sedang melakukan giat penertiban alat peraga kampanye di kawasan Jalan Abdullah bin Nuh, tepatnya di Simpang Yasmin pada Senin 18 Maret 2019.

Karena dikira kedatangan petugas Penegak Perda yang hendak melakukan razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Karena takut digelandang ke kantor, kakek tanpa hidung itu langsung mengeluarkan kunci mobil dari saku baju kokonya.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Pengemis Tanpa Hidung di Bogor Miliki Mobil? Begini Pengakuannya

Viral Bermobil, Satpol PP Amankan Pengemis Tanpa Hidung di Bogor
Petugas Satpol PP Kota Bogor mengamankan pengemis yang sempat viral di kawasan perempatan Yasmin, Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/3). Pengemis tersebut mengakui jika berangkat mengemis dengan menaiki mobil, namun hanya menyewa. (merdeka.com/Arie Basuki)

Seorang pengemis yang sempat menghebohkan publik lantaran tepergok mengendarai mobil diamankan anggota Satpol PP Kota Bogor. Pengemis yang diketahui bernama Herman itu terjaring razia saat mengemis di Yasmin, Jalan Abdullah bin Nuh, Kota Bogor, Rabu (20/3/2019).

Kakek tanpa hidung ini kemudian digelandang ke Kantor Satpol PP di Jalan Pajajaran Kota Bogor untuk dimintai keterangan. Usai diinterogasi, Herman selanjutnya dibawa ke Kantor Dinas Sosial (Dinsos) untuk didata.

Saat ditanya petugas Dinsos, Herman membantah memiliki kendaraan roda empat dan rumah mewah, serta mempunyai tiga istri. Menurut dia, kendaraan Toyota Avanza warna hijau yang sempat viral di media sosial dia sewa berikut sopir sebesar Rp 85 ribu per hari.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Anies Ajukan Proposal Infrastruktur Rp 571 Triliun ke Jokowi, Ini Rinciannya

Jokowi Tinjau MRT
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau proyek terowongan bawah tanah MRT, fase 1 di Bundaran HI, Jakarta, Rabu (7/3). Peninjauan untuk memastikan kesiapan MRT Jelang ASIAN Games 2018. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pemprov DKI Jakarta mengajukan proposal sebesar Rp 571 triliun ke pemerintah pusat guna membangun infrastruktur melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, proposal anggaran membangun infrastruktur tidak hanya untuk wilayah Ibu Kota, namun beberapa kota penyangga.

Nantinya lanjut Anies, transportasi Jabodetabek, seperti MRT Jakarta, LRT dan Commuterline akan dikelola oleh holding badan usaha bila dana proposal telah dicairkan. Sehingga sejumlah moda transportasi itu dapat saling terintegrasi.

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓