Mahfud Md: Apa pun Partainya, Kalau Korupsi Kita Lawan

Oleh Liputan6.com pada 17 Mar 2019, 17:47 WIB
Diperbarui 17 Mar 2019, 17:47 WIB
Rawat Kebhinekaan Lewat Jelajah Kebangsaan
Perbesar
Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD memberi keterangan saat kegiatan Gerakan Suluh kebangsaan di Banten, Senin (18/2). Kegiatan ini bertujuan untuk Rawat Kebhinekaan Indonesia Lewat Jelajah Kebangsaan 2019. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Mahfud Md mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lembaga penegak hukum lainnya untuk tidak kompromi terhadap koruptor.

"Demi kebenaran, kita harus berani melawan ketidakadilan, siapa pun pemimpin dan partainya kalau korupsi kita lawan demi tegaknya NKRI. Siapa pun kita lawan, kalau untuk ketidakadilan dan korupsi," ujar Mahfud Md saat berorasi dalam apel kebangsaan di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Minggu (17/3/2019).

Di momen pemilu kali ini, Ma’ruf meminta masyarakat untuk memilih calon pemimpin dan wakil rakyat yang amanah dan tidk korupsi. Namun demikian, dia meminta masyarakat tidak terpecah karena pemilu.

"Kita ini menjadi masyrakat mulia di dunia. Kita bisa menentukan nasib dan memilih pemimpin kita sendiri. Maka jangan terpecah hanya karena Pemilu. Anda boleh memilih siapa saja, partai apa saja," jelas dia.

 

2 dari 3 halaman

Apel Kebangsaan

Apel kebangsaan digelar sejak pagi tadi. Jumlah pesertanya diperkirakan mencapai ratusan ribu orang.

Selain Mahfud MD, hadir dalam acara tersebut semua tokoh agama mulai Uskup Agung Semarang Monsinyur Robertus Rubiyatmoko, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Pengasus Ponpes Al Anwar Sarang Rembang KH Maimun Zubair, Habib Luthfi, Gus Muwafiq, KH Munif Zuhri, Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Daroji, Pendeta Eka Laksa (PGI), Nyoman Suraharta (PHDI), Go Boen Tjien (Matakin) dan Pujianto (Walubi). 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓