Cerita Keluarga WNI Korban Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru

Oleh Maria Flora pada 16 Mar 2019, 12:54 WIB

Liputan6SCTV, Padang - Salah seorang WNI korban penembakan di Selandia Baru diketahui adalah Zulfirmansyah asal Padang, Sumatra Barat. Zulfirmansyah dilaporkan baru 2 bulan menetap di Selandia Baru, mengikuti istrinya yang bekerja di sana.

Kabar penembakannya diterima keluarga dari istri korban, seorang warga Amerika Serikat.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (16/3/2019), sejak video penembakan di dalam masjid beredar, rumah orangtua Zulfirmansyah di daerah Nanggalo, Kota Padang, terus didatangi para kerabat. Mereka ingin mengetahui informasi tentang kondisinya. 

Sedangkan ibu Zulfirmansyah terus memantau perkembangan informasi kasus penembakan itu melalui televisi untuk mengetahui nasib putra bungsunya.

Kabar tentang Zulfirmansyah diketahui kakaknya dari teman-teman korban di Yogyakarta, dan kemudian mengonfirmasi langsung kepada istri korban di Selandia Baru.

Sementara itu, Sang istri memastikan, bahwa suami dan anaknya merupakan korban selamat dan saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit setempat.

Setelah menyelesaikan kuliahnya di jurusan seni murni Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, Zulfirmansyah bergabung dalam komunitas seni sakato di Yogyakarta.

Bungsu dari enam bersaudara itu kemudian mempersunting seorang wanita warga Amerika Serikat, 4 tahun silam. Januari lalu, Zulfirmansyah pindah ke Selandia Baru, mengikuti istrinya yang mendapat pekerjaan di sana. (Galuh Garmabrata)