Minum Kopi Seharga Rp 7.000, Jokowi: Enak dan Mantul

Oleh Lizsa Egeham pada 15 Mar 2019, 08:12 WIB
Presiden Jokowi, Presiden Joko Widodo

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyempatkan diri merasakan kopi asli Balige Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Jokowi pun ngopi di kedai kopi sederhana di pinggir jalan bernama Partungkoan.

Jokowi memesan kopi robusta khas Balige yang terkenal pahit dan harum. Dia mengaku sangat menikmati kopi seharga Rp 7.000 itu.

"Jadi kopinya itu kopi Partungkoan asli, dari Tobasa, kopi asli sini. Saya pengen nyoba, (rasanya) enak, mantap, mantul (mantap betul)," kata Jokowi usai ngopi di Kedai Kopi Partungkoan Toba Samosir Sumatera Utara, Kamis (14/3/2019).

Selama Jokowi ngopi, para warga setia menunggu agar dapat bersalaman dan berswafoto dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Jokowi mengaku kaget dengan masyarakat Toba Samosir yang antusias dengan kedatangannya.

"Ya ini masyarakat tahu-tahu pada datang semua, mereka spontanitas saja," ucap Jokowi.

 

 

Ini Pesan Jokowi Untuk Pengguna MRT
2 of 3

Kunjungi Pasar Balige

Seperti diketahui, Jokowi bersama Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja ke Silangit Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara, Kamis (14/3/2019). Di Silangit, Jokowi akan mengunjungi Pasar Balige hari ini.

Selain mengunjungi Pasar Balige, mantan Gubernur DKI Jakarta itu dijadwalkan akan memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada para pelajar di Balige. Kemudian, dia akan melaksanakan Salat Jumat di Masjid Balige.

Sore harinya, Jokowi beserta rombongan akan melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Kota Medan melalui jalur udara dan mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.

Capres petahana itu akan mengakhiri lawatan di Sumatera Utara dengan mengunjungi Kabupaten Sibolga. Disana, dia direncanakan meresmikan Pelabuhan Sibolga. Jokowi dan rombongan kembali ke Jakarta menggunakan pesawat kepresidenan pada Minggu 17 Maret 2019 sore.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait