Bamsoet Ajak Pelajar Berjihad Melawan Narkoba

Oleh Liputan6.com pada 07 Mar 2019, 10:37 WIB
Diperbarui 07 Mar 2019, 14:17 WIB
bamsoet

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengajak pelajar turut aktif melawan narkoba. Dia menyebut para siswa dan seluruh elemen di sekolah perlu berjihad dalam memberantas obat-obatan terlarang.

Berdasarkan catatan Badan Narkotika Nasional (BNN), Bamsoet mengungkapkan terdapat penurunan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa. Kendati, jumlahnya masih terbilang cukup tinggi.

"Di tahun 2006, angkanya tercatat 8 dari 100 pelajar dan mahasiswa memakai narkoba. Menurun menjadi 7 dari 100 di 2009, kemudian 4 dari 100 di 2011, dan 3 dari 100 di 2016. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pernah melaporkan dari 87 juta populasi anak di Indonesia, 5,9 di antaranya pernah memakai narkoba," tuturnya saat menyambangi SMA 14 Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Bamsoet mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan seorang pelajar terjerumus dalam lingkaran hitam penyalahgunaan narkoba. Di antaranya, lingkungan keluarga dan pergaulan sosial yang berpengaruh terhadap psikis serta fisik pelajar.

"Dalam konteks ini, pendidikan merupakan salah satu unsur yang memegang peran penting dalam kampanye anti narkoba. Orangtua dan pendidik berperan sangat besar untuk pencegahan maupun penanggulangan penyalahgunaan narkoba," tegas dia.

Guna mewujudkan Indonesia yang lebih baik, Bamsoet mengatakan, persoalan narkoba merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk generasi muda. Dia mengimbau, generasi muda perlu mengambil peran dalam pembangunan sesuai dengan porsinya.

"Tuntutlah ilmu setinggi-tingginya dan jauhilah narkoba. Tidak ada dalam sejarah bahwa narkoba menghasilkan seorang pahlawan bangsa. Hanya dengan kemauan keras untuk berprestasi dan menjauhi narkoba, generasi muda dapat memberikan sumbangsih bagi bumi pertiwi," pungkasnya. (Rifqi Aufal Sutisna)

 

2 of 2

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓