PN Jaksel Larang Media Siarkan Langsung Sidang Ratna Sarumpaet

Oleh Ady Anugrahadi pada 28 Feb 2019, 09:18 WIB
Ratna Sarumpaet

Liputan6.com, Jakarta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melarang sidang perdana kasus hoaks yang menjerat Ratna Sarumpaet disiarkan media secara langsung.

Hal tersebut disampaikan Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ahmad Guntur, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jaksel, Kamis (28/2/2019).

"Saya barusan berkordinasi dengan ketua majelis, bahwa pengambilan gambar di awal dipersilakan, nanti sebelum dibuka akan diberikan kesempatan peliputan media, yang tidak boleh proses persidangan," kata Guntur.

Menurut dia, aturan yang diterapkan ini akan berlaku seterusnya. "Pengadilan punya aturan," kata Guntur.

Meski demikian, persidangan tetap diberlakukan terbuka. Hanya saja, Guntur menegaskan, membatasi siaran langsung proses persidangan.

"Di luar ruang sidang boleh (siaran langsung)," kata Guntur.

2 of 2

Sidang Perdana

Ratna Sarumpaet Diserahkan ke Kejati DKI
Tersangka kasus dugaan penyebaran berita hoaks, Ratna Sarumpaet bersiap diserahkan ke Kejari Jaksel dari Polda Metro Jaya, Kamis (31/1). Penyidik menyerahkan Ratna Sarumpaet dan barang bukti karena berkasnya sudah lengkap. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ratna Sarumpaet akan menjalani sidang perdana kasus penyebaran berita bohong atau hoaks di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Kamis (28/2/2019). Terdakwa penyebaran hoaks ini akan mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum.

"Apabila tidak ada halangan sesuai jadwal yaitu pukul 09.00 WIB. Sidang terbuka untuk umum," ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur pada Jumat 22 Februari 2019.

Jaksa dalam sidang Ratna Sarumpaet ini adalah Arya Wicaksana, Sarwoto, Donny M Sany, dan Las Maria Siregar. Nantinya, sidang diketuai Joni yang juga menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kemudian, hakim anggotanya Kris Nugroho dan Merry Taat Anggarasih.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan, Supardi mengaku optimistis jaksa penuntut umum (JPU) dapat memenangkan proses persidangan melawan Ratna Sarumpaet dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks.

"Iya kalau sudah melengkapi, mesti optimis. Kalau dakwaan lengkap berarti kan optimis, memenuhi unsur pasal yang disangkakan," kata Supardi di Jakarta, Selasa 26 Februari 2019

Lanjutkan Membaca ↓