Banjir Bandung Belum Surut, Siswa Ini Berangkat ke Sekolah Gunakan Ban Bekas

Oleh Maria Flora pada 26 Feb 2019, 15:36 WIB

Liputan6SCTV, Bandung - Banjir akibat luapan Sungai Citarum tak hanya merendam ribuan rumah. Fasilitas umum, seperti sekolah juga ikut terendam. Akibatnya, kini siswa terpaksa belajar beralaskan tikar dan dalam kondisi seadanya.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (26/2/2019), SDN Bojongasih 02, Kecamatan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu fasilitas umum yang terendam banjir akibat luapan Sungai Citarum, bersama-sama dengan ribuan rumah warga lainnya.

Tak ingin ketinggalan pelajaran, siswa pun menerjang banjir menggunakan rakit yang dibuat dari ban bekas dan sejumlah perahu menuju Aula Desa Dayeuh Kolot, yang sekaligus berfungsi sebagai posko pengungsian. Kini, setidaknya ada 200 siswa yang terpaksa belajar dalam kondisi memprihatinkan.

Hampir sepekan, banjir akibat luapan Sungai Citarum merendam ribuan rumah warga di tiga kecamatan, masing masing Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang. Ketinggian air bervariasi di sejumlah titik, antara 30 sentimeter hingga 1 meter.

Sejumlah warga bolak balik dari rumah mereka ke pengungsian, sebab selain untuk mengamankan harta benda di rumah, mereka juga khawatir banjir susulan kembali datang. (Galuh Garmabrata)