Presiden Jokowi Instruksikan Menteri Hitung Ulang Harga Avtur Pertamina

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 14 Feb 2019, 08:15 WIB

Fokus, Jakarta - Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk menghitung ulang harga avtur yang dijual PT Pertamina. Sementara itu Menteri BUMN Rini Suwandi menyatakan akan mencari solusi bersama Kementerian ESDM dan Pertamina terkait tingginya harga avtur.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (14/2/2019), mahalnya tiket pesawat domestik telah berdampak pada turunnya jumlah penumpang pesawat di sejumlah rute penerbangan domestik.

Tingginya harga avtur di dalam negeri yang dijual PT Pertamina dituding sebagai salah satu penyebab mahalnya harga tiket pesawat saat ini. Presiden Joko Widodo  saat ditemui di Istana Negara menyatakan telah menginstruksikan jajaran menterinya untuk menghitung ulang harga avtur,

Terkait hal tersebut Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan pihaknya akan membicarakan masalah tingginya harga avtur dengan Menetri ESDM Ignasius Jonan dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati untuk mencari solusi.  

Avtur sebagai bahan bakar pesawat terbang di Indonesia hanya dijual oleh PT Pertamina di lingkungan bandara. Harga jual avtur yang dipatok Pertamina paling murah Rp 8.210 per liter di Bandara Soekarno Hatta sedang harga avtur tertinggi Rp 10.980 per liter di bandara Papua dan Maluku. Harga ini lebih tinggi dibandingkan harga avtur rata-rata di Asia Pasifik sebesar Rp 6.850 per liter. (Karlina Sintia Dewi)