Mendes: Februari atau Maret, Gaji Pendamping Desa Sudah Naik

Oleh Liputan6.com pada 04 Feb 2019, 04:37 WIB
Tiga Menteri Sambangi DPR Bahas RKAKL dan RKP Tahun 2019

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo memastikan akan menaikkan gaji Pendamping Lokal Desa (PLD) tahun 2019. Kenaikan dilakukan atas permintaan Presiden Jokowi yang menilai gaji PLD terlalu minim.

Hal itu diutarakan Eko Putro Sandjojo dalam siaran pers saat memberikan arahan dalam Sosialisasi Permendasi Nomor 16 Tahun 2018 dan peningkatan kapasitas pendamping profesional desa Provinsi Lampung, Minggu (3/2019).

"Kenaikan tidak terlalu besar. Ini masih dalam proses administrasi di Dirjen PDTT terkait kenaikan gaji PLD. InsyaAllah, bulan Februari atau Maret, gaji PLD sudah naik," kata dia.

Menurutnya, pemberian kenaikan gaji PLD itu adalah sebuah penghargaan bagi para mereka yang telah bekerja keras mendampingi dalam pengelolaan dana desa menjadi lebih baik dan pembangunan desa terus mengalami kemajuan yang pesat.

"Berkat pendampingan dan berkat kerja keras dari pendamping desa penyerapan dana desa terus neningkat. Apalagi, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program dana desa berdasarkan survei sebesar 85 persen. Itu semua adalah kerja keras semua pihak terutama para pendamping desa," kata dia.

Hal yang sangat membanggakan lagi, lanjut Eko, capaian dana desa ternyata selama empat tahun telah mampu menunjukkan hasil terbaiknya dengan telah terbangunnya sarana dan prasarana penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

"Seperti terbangunnya 1.140.378 meter jembatan, jalan desa 191.600 kilo meter, pasar desa sebanyak 8.983 unit, kegiatan BUMDesa sebanyak 37.830 unit, embung desa sebanyak 4.175 unit, sarana irigasi sebanyak 58.931 unit serta sarana-prasarana penunjang lainnya," ujar dia.

 

2 of 2

Angka Kemiskinan Turun

Mendes Eko
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo. (Istimewa)

Selain itu, dana desa juga telah turut membangun sarana prasarana penunjang kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan 959.569 unit sarana air bersih, 240.587 unit MCK, 9.692 unit Polindes, 50.854 unit PAUD, 24.820 unit Posyandu, serta drainase 29.557.922.

"Kalau kita melihat, selama empat tahun telah terjadi penurunan angka kemiskinan, penurunan angka stunting dari 37 persen menjadi 30 persen, peningkatan pendapatan perkapita hampir 50 persen, pembukaan lapangan kerja melalui program Padat Karya Tunai (PKT), BUMDes, dan desa wisata," ujarnya

Capaian lain, penurunan angka pengangguran di desa turun daripada di kota dan Gini ratio di desa terus meningkat. "Jadi, telah banyak keberhasilan yang dicapai dari dana desa. Sekali lagi, saya terima kasih kepada pendamping desa yang telah turut menjadi salah satu garda terdepan dalam membangun desa," katanya.

Eko berpesan kepada seluruh pendamping desa di Lampung dalam hal prioritas penggunaan dana desa 2019 untuk diarahkan dalam pengembangan pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa pembangunan infrastruktur di desa dinilai sudah cukup.

"Yang paling cepat dalam hal pembangunan ekonomi desa adalah di sektor pariwisata. Tolong didorong menjadi desa-desa wisata. Saya yakin, karena lampung itu potensinya besar untuk dapat meningkatkan perekonomiannya. Selain itu, bagi desa yang sudah punya ide tapi penggunaan dana desanya sudah mentok, juga bisa ikut program prukades (produk unggulan kawasan perdesaan). Karena prukades bisa memajukan perekonomian desa dan pendapatan masyarakat desa," terang dia.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by