Jembatan Putus Diterjang Banjir Bandang, Puluhan Kepala Keluarga di Tegal Terisolir

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 02 Feb 2019, 12:39 WIB
Diperbarui 02 Feb 2019, 12:39 WIB

Fokus, Tegal - Puluhan kepala keluarga di Desa Semedo, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, masih terisolasi karena jembatan penghubung antar pedukuhan hanyut diterjang banjir bandang. Selain jembatan, beberapa talud bronjong di aliran Sungai Semedo rusak, sehingga mengancam permukiman warga.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Sabtu (2/2/2019), banjir bandang yang menerjang Desa Semedo menimbulkan kerusakan cukup parah pada jembatan penghubung antar pedukuhan. Jembatan besi sepanjang sekitar 50 meter putus dan hanyut akibat diterjang banjir bandang.

Hingga Sabtu, 2 Februari pagi tadi, puluhan kepala keluarga masih terisolir, karena satunya-satunya jembatan yang mengakses keluar pedukuhan kini sudah tak ada lagi.

Tak hanya jembatan, talud bronjong yang terdapat di aliran Sungai Semedo pun rusak. Hal itu mengancam permukiman warga yang ada di pinggir sungai. Akibat banjir, rumah warga yang rusak parah mencapai 11 rumah, dan 151 rumah lainnya rusak ringan. (Galuh Garmabrata)