Sosialisasikan Otonomi Expo 2019, Apkasi Ingin Wujudkan Pusat Data Komoditas Nasional

Oleh Muhammad Ali pada 01 Feb 2019, 09:33 WIB
Diperbarui 01 Feb 2019, 09:33 WIB
Apkasi
Perbesar
Apkasi menggelar sosialisasi AOE19 di Makassar, Sulsel. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar  sosialisasi Apkasi Otonomi Expo 2019 (#AOE19) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis 31 Januari 2019.

Ajang digelar untuk menghadirkan tersedianya informasi menyeluruh tentang potensi komoditas maupun investasi yang dimiliki masing-masing daerah di seluruh tanah air. Apkasi sendiri memiliki 416 anggota di seluruh Tanah Air.

Sekretaris Jenderal Apkasi, Najmul Akhyar dalam sambutannya menjelaskan bahwa sejak 2001 hingga 2018, Apkasi telah menggelar 14 kali even promosi produk unggulan daerah yang berdampak cukup signifikan terhadap nilai investasi dan perdagangan para peserta expo.

“Even tahunan Apkasi Otonomi Expo ini merupakan bentuk nyata upaya Apkasi dalam rangka turut serta menyukseskan program pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah,” terang Najmul yang juga Bupati Lombok Utara, dalam keterangannya, Jumat (1/2/2019).

Najmul menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan even tahun lalu merupakan realisasi upaya Apkasi dalam mendukung program pemerintah tersebut. Even yang dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi dan dihadiri tak kurang dari 10 ribu pengunjung potensial tersebut, merupakan bentuk implementasi peran Apkasi dalam mendorong daerah agar memiliki daya saing yang kuat, sehingga mampu memenangkan persaingan dan merebut pasar baik di tingkat ASEAN maupun global.

“Sepanjang penyelenggaraan Apkasi Otonomi Expo 2018 lalu, telah terjadi transaksi bisnis secara langsung maupun kesepakatan transaksi investasi yang tercatat lebih dari 2 triliun rupiah transaksi bisnis, di mana kontribusi paling besar berasal dari sektor infrastruktur pelabuhan dan energi. Nilai tersebut, belum termasuk transaksi-transaksi lanjutan yang dilakukan oleh para peserta di luar penyelenggaraan event,” imbuh Najmul.

Selaku tuan rumah, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah yang berhalangan hadir dan menitipkan pesan melalui Pj Sekprov Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta sosialiasi #AOE19. Ia menambahkan Pemprov Sulsel menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan #AOE19 yang sudah menjadi agenda rutin dari Apkasi ini.

Ashari mengatakan dukungan ini diberikan karena tujuan dan hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini jelas sangat bermanfat bagi kemajuan perekonomian masyarakat di kabupaten. Sehingga pihaknya bersedia memfasilitasi kegiatan ini untuk kabupaten-kabupaten di wilayah Indonesia bagian Timur.

"Melihat hasil yang dicapai bagi masuknya investasi dan transaksi perdagangan yang nilainya cukup besar ke kabupaten-kabupaten, kami sangat mendorong agar pemerintah kabupaten di wilayah Indonesia bagian timur, khususnya kabupaten di Sulawesi Selatan, dapat ikut dan memanfaatkan kesempatan di arena expo tersebut," ujar dia.

 

2 dari 2 halaman

Dorong Perekonomian Daerah

apkasi
Perbesar
Apkasi menggelar sosialisasi AOE19 di Makassar, Sulsel. (Istimewa)

Dalam kesempatan ini juga hadir Penasihat Khusus Apkasi, Ryaas Rasyid yang memberikan motivasi bahwa kegiatan #AOE19 ini hadir sebagai salah satu upaya yang diperankan Apkasi dalam mendorong dan meningkatkan roda perekonomian di daerah.

“Kami juga mengharapkan terjalinnya kerja sama antardaerah, antarkabupaten yang kuat di mana masing-masing daerah dengan segala komoditas unggulan yang mereka miliki bisa saling melengkapi satu dengan lainnya,” ujarnya.

Ryaas Rasyid menambahkan, adanya business matching yang mempertemukan buyer maupun investor dari luar negeri dengan pemerintah kabupaten maupun kota sangat dinantikan. Namun kerja sama lokal antardaerah juga menjadi prioritas untuk lebih diperkuat.

“Tak kalah penting, kami berharap kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2019 ini bisa menjadi wadah bagi terbentuknya data center komoditas nasional yang bisa diakses oleh berbagai pihak, khususnya buyer-investor dari dalam maupun luar negeri,” ujar dia.

Sementara itu Bupati Majene, Fahmi Massiara menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pemkab Majene. Di mana dalam expo kemarin pihaknya berhasil mencatatkan transaksi yang nilainya cukup signifikan. "Produk-produk UMKM kami ternyata mendapatkan jodoh pembeli kalangan pengusaha dari negara tetangga, Kamboja,” kata dia.

Agenda #AOE19 akan dilaksanakan pada Rabu-Jumat 3-5 Juli 2019 bertempat di Hall A dan Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), GBK-Senayan Jakarta.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Potensi Daerah Apkasi, Syaifuddin Ch. Kai memaparkan secara rinci konsep pelaksanaan #AOE19. Beragam agenda akan digelar seperti pameran/expo, executive dialogue & business matching forum, workshop yang mengangkat isu city branding, field trip,

Selain itu, pertunjukan seni budaya daerah, zona kuliner nusantara, pemilihan Putri Otonomi Daerah untuk ketiga kalinya, serta yang teranyar adalah Apkasi Film Festival.

“Khusus Apkasi Film Festival ini diharapkan bisa diikuti oleh para peserta khususnya pemerintah kabupaten dalam menyalurkan ide kreatif serta sebagai ajang mempromosikan petensi unggulan daerah dalam bentuk narasi video yang menarik,” sambungnya.

Syaifuddin juga menegaskan alasan pihaknya perlu ambil bagian dalam #AOE19, tak lain karena kegiatan ini merupakan event strategis bagi para peserta untuk mendapatkan akses perdagangan dan investasi yang lebih luas.

“Begitu juga sebaliknya, para pebisnis dapat mengakses dan merebut peluang bisnis di daerah seluruh Indonesia secara efektif dan efisien melalui rangkaian kegiatan yang dirancang melalui gelaran pameran selama 3 hari ini,” tukas dia.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓