Biaya Operasi Titi Wati Akan Ditanggung Pemerintan Palangka Raya

Oleh Maria Flora pada 16 Jan 2019, 15:11 WIB

Liputan6.com, Palangka Raya - Perjuangan Titi Wati, wanita dengan bobot 220 kilogram terus berlanjut. Usai menjalani operasi bariatrik, Titi Wati masih dirawat di ruang intensif care Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (16/1/2019), ibu satu anak ini rencananya masih akan menjalani perawatan intensif selama dua minggu ke depan.

Tim medis yang telah dibentuk khusus akan mengatur asupan kalori dan gizi agar mempercepat proses penurunan berat badan. Selain itu, tim medis juga akan memeriksa kondisi fisik Titi Wati.

"Diet dari pasien ini akan diatur, tidak hanya jumlah tapi dari gizinya juga kita atur," kata Direktur RSUD Doris Sylvanus Yayuk Indriarti.

Sementara itu, dukungan dan empati kepada Titi Wati terus mengalir. Di antaranya dari Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran yang datang melihat langsung kondisi Titi Wati.

Pemerintah setempat rencananya akan menanggung semua biaya perawatan Titi Wati.

Kini fokus utama tim medis adalah melakukan penyempitan lambung titi hingga 50 persen agar serapan makanannya dapat terkontrol. Dengan dilakukannya operasi bariatrik, diharapkan bobot badan Titi Wati dapat turun 15 kilogram setiap bulannya. (Rio Audhitama Sihombing)