Ini Harapan KNKT Usai CVR Lion Air PK-LQP Ditemukan

Oleh Maria Flora pada 15 Jan 2019, 08:54 WIB

Liputan6.com, Karawang - Pasca-jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terus melakukan pencarian terhadap Cockpit Voice Recorder (CVR) atau rekaman percakapan kokpit dengan bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut. Dan upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (15/1/2019), setelah hampir 3 bulan pencarian, CVR pesawat Lion Air JT 610 berhasil ditemukan di perairan Tanjung, Karawang, Jawa Barat.

CVR Senin pagi, ditemukan oleh tim penyelam Dislambair Koarmada I di kedalaman sekitar 30 meter dalam kondisi tertutup lumpur. Penemuan CVR ini setelah tujuh hari KRI Spica 934 melakukan operasi pencarian.

"Ini berkat kerja sama kita semuanya, kita telah berhasil menemukan CVR ini," kata Pangkoarmada Laksamana Muda Yudo Margono.

Setibanya di dermaga JICT Tanjung Priok, CVR langsung diserahterimakan kepada KNKT untuk diselidiki lebih lanjut.

"Dengan ditemukan CVR, maka selanjutnya akan diproses pengeringan, pembersihan, dan pengunduhan data yang kita harapkan proses ini memakan waktu 3 sampai 5 hari," ujar Ketua KNKT Soerjanto.

Dia pun berharap penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 bisa diketahui dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun.

Selain CVR, penyelam TNI AL juga menemukan sisa-sisa bagian tubuh berbentuk tulang yang diduga penumpang dan beberapa puing pesawat Lion Air JT 610.

Tulang-tulang manusia tersebut diserahkan Panglima Koarmada I Laksamana Muda Yudo Margono kepada pihak Lion Air untuk diteruskan ke aparat berwenang untuk proses identifikasi. (Muhammad Gustirha Yunas)