Muncikari Artis VA Mengaku Ada Pria Menjebaknya di Hotel

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 14 Jan 2019, 13:47 WIB

Patroli, Surabaya - Kasus prostitusi online yang melibatkan artis VA dan AS akhirnya menguak pengakuan tersangka muncikari ES. Ia menyangkal semua pernyataan polisi tentang kronologi penangkapannya di hotel, juga adanya uang miliaran rupiah yang disebut-sebut sebagai hasil perputaran prostitusi.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Senin (14/1/2019), setelah sepekan menjalani penyidikan di Ditreskrimsus Polda Jatim, tersangka ES, melalui kuasa hukumnya, menyatakan bahwa kliennya merupakan korban dari kasus prostitusi online yang melibatkan sejumlah artis dan model.

Menurutnya, sebelum penangkapan di hotel, ES sempat disuruh seorang pria untuk masuk ke kamar hotel. Saat berada di kamar, polisi pun menggerebek dan menangkap ES.

Tersangka ES juga menolak tuduhan jika uang miliaran rupiah dalam rekeningnya merupakan hasil komisi prostitusi artis. Bahkan ES juga mengaku tak mendapat uang komisi.

Sebelumnya Polda Jatim telah menetapkan dua orang tersangka  ES dan TN, yang berperan sebagai muncikari. Polisi mengamankan barang bukti akun milik tersangka, serta bukti transfer. Penyelidikan awal diketahui modus operadi tersangka yakni dengan menawarkan jasa prostitusi online melalui WhatsApp.

Sementara dalam pengembangan penyidikan, kedua muncikari itu mengaku telah menjalankan bisnis haram tersebut sejak tahun 2017 silam. Tak hanya VA dan AS, namun lebih dari 45 artis dan 100 model  majalah dewasa diduga terlibat dengan tarif tertinggi yang sangat fantastis, yakni Rp 100 juta. (Galuh Garmabrata)

Saksikan Live Streaming Debat Pilpres 2019!

Tutup Video