Jokowi Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Aksi Teror di Rumah 2 Pimpinan KPK

Oleh Maria Flora pada 10 Jan 2019, 13:38 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Tidak tampak pengamanan ketat pascateror bom di Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, Jawa Barat. Sementara itu, akses rumah yang sempat di tutup dengan portal, kini di buka kembali.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (10/1/2019), menurut warga, akses ke arah rumah Ketua KPK Agus Rahardjo selalu di buka dan menjadi jalan alternatif. Kondisi yang sama juga tampak di permukiman tempat tinggal Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief pascateror bom molotov.

Hanya sesekali mobil patroli kepolisian yang terlihat melintas. Laode pun berangkat bekerja seperti biasa dan menyempatkan diri menyapa tetangganya.

"Tidak usah terlalu dipikirkanah, biasa saja. Namanya juga kerja di KPK banyak bunga-bunganya," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi perintahkan Kapolri usut tuntas aksi teror terhadap para penegak hukum.

"Saya sudah perintahkan Kapolri untuk menindak dan menyelesaikan ini dengan tuntas. Karena ini menyangkut intimidasi kepada penegak hukum, saya kira tidak ada toleransi untuk itu," kata Jokowi. 

Sebelumnya, benda yang diduga bom pipa ditemukan di pagar rumah Ketua KPK Agus Rahardjo.

Teror serupa juga juga dilakukan terhadap Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhamad Syarief. Rumah Laode di Jalan Kalibata Selatan dilempar bom molotov. Di tembok rumah masih terlihat bekas akibat ledakan bom molotov.

Polisi hingga kini terus memburu pelaku yang melakukan aksi teror tersebut terhadap para pimpinan KPK. (Rio Audhitama Sihombing)