Kemensos Siap Berikan Pendampingan Psikologis Kepada Artis VA dan AS

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 08 Jan 2019, 09:56 WIB

Fokus, Surabaya - Balai Rehabilitasi Sosial Wanita Tuna Susila (Watunas) Kementrian Sosial telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur untuk mengetahui penanganan kasus artis VA dan AS.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Selasa (8/1/2019), meski demikian, semua tergantung keputusan pihak kepolisian apakah keduanya perlu mendapatkan pendampingan psikologis, termasuk untuk menjalani rehabilitasi.

"Kita akan menerjunkan temen-temen ke Surabaya jika memang diperlukan," kata Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Watuna Kemensos Sarino.

Sementara itu, Asosiasi Perempuan Indonesia Untuk Keadilan (LBH Apik) menyampaikan keprihatinannya atas kasus yang menimpa VA dan AS. Pemerintah mestinya memberi pendampingan karena selain telah menjadi korban, keduanya telah menjadi objek konsumsi publik, sementara pria hidung belang alias sang pengusaha tidak terekspos sama sekali.

"Pemulihan kepada korban ini harus dilakukan. Dalam pemberitaan hanya ditampilkan di perempuan, sementara si pria tidak pernah diekspose," jelas Direktur LBH APIK Siti Mazuma.

LBH Apik meminta polisi mengungkap hingga tuntas jaringan muncikari prostitusi online di Indonesia karena masuk kategori perdagangan orang. (Rio Audhitama Sihombing)