Basarnas: 1.941 Korban Luka-Luka Akibat Tsunami Selat Sunda

Oleh Liputan6.com pada 04 Jan 2019, 17:33 WIB
Diperbarui 06 Jan 2019, 15:13 WIB
Semangat Petugas TNI Cari Korban Hilang Tsunami Selat Sunda

Liputan6.com, Jakarta - Badan SAR Nasional (Basarnas) mencatat 1.941 orang mengalami luka-luka akibat diterjang gelombang tsunami Selat Sunda yang menerjang provinsi Banten dan Lampung.

"Tsunami di dua provinsi itu juga menyebabkan korban meninggal dunia sebanyak 433 orang dan 12 orang hilang," kata Kepala Basarnas Banten, Zaenal Aripin di Posko Terpadu Penanggulangan Tsunami di Labuan, Pandeglang, Jumat (4/1/2018).

Zaenal mengatakan, sejauh ini tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BNPB dan BPBD berhasil mengevakuasi korban tsunami di pesisir pantai Provinsi Banten dan Lampung.

Menurut dia, tsunami dipastikan banyak memakan korban, sehingga diprioritaskan evakuasi dan penyelamatan.

"Kita mengapresiasi tim SAR gabungan itu hampir semua korban bisa ditemukan," ujar Zaenal seperti dilansir dari Antara.

2 of 3

Korban Bertambah

Masjid di Tenjolahan Jadi Tempat Pengungsian Tsunami
Pengungsi bencana tsunami beristirahat di sebuah masjid di Tenjolahang, provinsi Banten, Rabu (26/12). Data sementara jumlah korban dari bencana tsunami Selat Sunda tercatat lebih dari 400 orang meninggal dunia. (Sonny TUMBELAKA / AFP)

Zaenal mengatakan kemungkinan jumlah korban yang ditemukan akan terus bertambah. Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sepanjang pesisir Pandeglang.

Menurutnya, tim saat ini memfokuskan pencarian korban tsunami di tiga sektor antara lain sektor I Pantai Carita- Pantai Labuan, sektor II Pantai Panimbang-Tanjung Lesung dan sektor III Pantai Tanjung Lesung-Sumur.

"Kami berharap semua korban tsunami bisa ditemukan," ujar Zaenal.

Sementara itu, lima jenazah yang belum teridentifikasi di RSUD Berkah Pandeglang dimakamkan secara massal di pemakaman Nini Aki Jalan Raya Serang di Desa Cigadung Kecamatan Karang Tanjung Pandeglang.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by