Rel Longsor Tertangani, Kereta Bogor-Sukabumi Bisa Beroperasi Jumat

Oleh Achmad Sudarno pada 03 Jan 2019, 16:56 WIB
Diperbarui 03 Jan 2019, 16:56 WIB
Penangan longsor jalur rel Sukabumi-Bogor (Liputan6.com/Achmad Sudarno)
Perbesar
Penangan longsor jalur rel Sukabumi-Bogor (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Bogor - PT KAI menargetkan perbaikan jalur rel kereta api tujuan Bogor-Sukabumi yang terputus akibat longsor di jalur Bogor-Maseng selesai hari ini, Kamis (3/1/2019).

"Besok sudah bisa dilintasi," kata Executive Vice President Daerah Operasi 1 Jakarta Dadan Rudiansyah saat meninjau lokasi longsor, Kamis (3/1/2019).

KAI mewajibkan setiap kereta yang melintas di wilayah itu mengurangi kecepatan. Laju kereta maksimal 5 kilometer per jam, dari batas normal 36-40 kilometer per jam.

"Ke depannya kita normalisasi supaya normal lagi kecepatannya. Yang di tubuh ban kita atasi dengan penimbunan tanah dan penambahan balas," terang Dadan.

Ia mengatakan, petugas bekerja ekstra memperbaiki longsor secara menyeluruh sejak malam tadi di empat titik lokasi yakni di KM 12 + 200/ 300, 11 + 00/100, 11 + 200/300 dan KM 12 + 700.

Dari empat lokasi longsor, satu titik diantaranya yang paling parah. Tubuh ban amblas hingga kedalaman 7 meter dan panjang 15 meter.

Akibatnya, rel mengantung di bibir Sungai Cisadane sehingga perjalanan kereta api penumpang tujuan Bogor-Sukabumi terganggu.

"Ini penanganan sementara supaya pelayanan tidak terlalu lama terganggu. Sekarang perbaikin sudah hampir selesai," kata dia.

 

2 dari 2 halaman

Kedalaman 7 Meter

Sebelumnya, jalur kereta Bogor-Sukabumi longsor, Rabu (2/1/2019) sekitar pukul 15.30 WIB, di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tubuh ban amblas hingga kedalaman 7 meter dan panjang 15 meter. Rel yang mengantung di bibir Sungai Cisadane membuat PT KAI terpaksa menghentikan dan membatalkan perjalanan KA Pangrango.

Saksikan video pilihan di bawah ini 

Lanjutkan Membaca ↓