Material Abu Vulkanik di Kepulauan Seribu Ancam Ekosistem Laut

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 30 Des 2018, 14:42 WIB
Diperbarui 30 Des 2018, 14:27 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Material abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau masih memenuhi tepi pantai sejumlah pulau di Kepulauan Seribu, Jakarta. Jika tidak segera diatasi, keberadaan material vulkanik dikhawatirkan akan mengancam kelangsungan hidup ekosistem laut, terutama terumbu karang.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Minggu (30/12/2018), material abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau terus menyebar.

Ketebalan material vulkanik mencapai 20 sentimeter menutup permukaan laut, terutama di tepi pantai dan dermaga. Bahkan di Pulau Kelapa dan Harapan material vulkanik mengapung hingga terlihat seperti daratan.  

Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu terus berjibaku membersihkan  material vulkanik dengan cara didorong ke tepi pantai untuk kemudian diangkut.  

Keberadaan material vulkanik dikhawatirkan akan mengancam kelangsung hidup ekosistem laut terutama terumbu karang. "Cahaya matahari akan sulit menembus dasar laut dan akan menghambat fotosintesis," ujar peneliti LIPI Giyanto.  

Penyebaran material abu vulkanik diprediksikan akan terus meluas ke sejumlah pulau yang ada di gugusan Kepulauan Seribu. (Karlina Sintia Dewi)