200 Warga Pulau Sebesi Bertahan Jaga Harta Benda di Lokasi Tsunami

Oleh Maria Flora pada 28 Des 2018, 13:44 WIB
Diperbarui 28 Des 2018, 21:06 WIB

Liputan6.com, Banten - Sebanyak 1.700 warga Pulau Sebesi yang jadi korban tsunami telah dievakuasi ke Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Lampung Selatan. 

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (28/12/2018), warga dapat beristirahat dengan tenang di pengungsian setelah sebelumnya sempat terisolir selama empat hari.

Namun, kurang lebih 200 warga memilih bertahan di lokasi kejadian karena ingin menjaga harta benda.

Rencananya petugas akan melanjutkan proses evakuasi warga di Pulau Sebesi, mengingat status Gunung Anak Krakatau telah dinaikan dari waspada menjadi siaga. 

Sementara itu, para pengungsi telah mendapatkan bantuan pakaian, obat-obatan, dan tim medis yang berjaga 24 jam. Dapur umum juga telah berdiri yang setiap hari menyediakan 2.000 nasi bungkus. Khusus anak-anak disediakan sarana mainan untuk menghilangka rasa trauma.  

Namun, mereka mengeluhkan sarana air bersih dan toilet yang tidak memadai. Hanya terdapat empat unit toilet untuk ribuan pengungsi.  (Karlina Sintia Dewi)