11 Peneliti dari UNDIP Jadi Korban Tsunami Selat Sunda

Oleh Maria Flora pada 24 Des 2018, 14:26 WIB
Diperbarui 24 Des 2018, 14:26 WIB

Liputan6.com, Banten - Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung, hingga Senin pagi tercatat sebanyak 71 orang tewas akibat gelombang tsunami.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (24/12/2018), korban terbanyak di wilayah Lampung Selatan, yaitu sebanyak 69 orang, seorang korban di Kabupaten Pesawaran, dan satu lainnya warga Kabupaten Tanggamus.

Untuk korban luka tercatat 284 orang, termasuk 11 orang peneliti Undip yang terkena dampak tsunami saat di Pulau Legundi, Pesawaran. 

Sementara itu, sebagian besar rumah di pesisir pantai wilayah Kecamatan Way Muli, luluh lantak diterjang gelombang tsunami pada Sabtu malam,23 Desember.

Memasuki hari kedua pascamusibah tsunami, sebagian warga pulang ke rumah. Mereka mengais barang berharga di sekitar puing-puing rumah mereka.

Sebagian warga korban tsunami lainnya berbenah membersihkan rumah dari kotoran dan sampah yang terseret gelombang tsunami. Eva salah satunya. Bersama suami dan anggota keluarga lain, dia mengeluarkan perabot rumah untuk dibersihkan.

Meski demikian, Eva yang trauma bersyukur seluruh kleluarganya selamat. (Rio Audhitama Sihombing)