PVMBG Turunkan Tim Pemantau Erupsi Gunung Anak Krakatau

Oleh Maria Flora pada 24 Des 2018, 14:12 WIB
Diperbarui 24 Des 2018, 14:12 WIB

Patroli Indosiar, Banten - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tengah mendalami kaitan aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan terjadinya tsunami yang menerjang Selat Sunda. Untuk itu, PVMBG menurunkan tim guna melakukan pemantauan dan penelitian.  

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Senin (24/12/2018), gelombang tsunami yang menerjang pesisir pantai di Selat Sunda, Pandeglang, Banten dan Lampung, dipastikan tidak diawali dengan gempa tektonik.

Pihak PVMBG mengatakan bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Sabtu malam mengalami letusan yang kerap kali terjadi sejak pertengahan tahun. Secara visual teramati letusan dengan tinggi asap berkisar antara 300-1500 meter di atas puncak kawah.

Sementara, secara kegempaan, terekam gempa tremor menerus dengan amplitudo overscale 58 mm pada pukul 21.30 WIB. Usai letusan terjadi selang beberapa saat, tsunami pun menerjang. (Karlina Sintia Dewi)

Live Streaming

Powered by