Gubernur Jatim Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi soal Jalan Gubeng Ambles

Oleh Mevi Linawati pada 20 Des 2018, 07:55 WIB

Fokus, Surabaya - Gubernur Jawa Timur meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya. Pemerintah Provinsi Jawa Timur kini tengah membentuk tim ahli dari berbagai kalangan untuk mengetahui penyebab pasti amblesnya jalan.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (20/12/2018), sejak Rabu pagi, warga berdatangan melihat kondisi Jalan Gubeng yang ambles. Petugas gabungan Satpol PP dan Linmas Pemerintah Kota Surabaya menutup area sekitar lokasi kejadian.

Sementara polisi sudah memasang police line. Meski demikian, warga tetap berupaya mendekat ke lokasi kejadian untuk melihat langsung dan mengabadikan insiden tersebut.

Untuk proses evakuasi alat berat dan mobil yang tertimbun bangunan, petugas gabungan masih memeriksa kondisi tanah.

Sementara itu, usai melakukan rapat koordinasi di Polrestabes, Gubernur Sukarwo bersama Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V Brawijaya meninjau lokasi. Untuk menangani kasus ini, Pemprov sudah membentuk posko dan mendatangkan tim ahli untuk melakukan penelitian.

Semua pihak diminta untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab amblesnya tanah sebelum ada hasil penyelidikan tim ahli. Tim ahi terdiri dari berbagai kalangan yang berkompeten, baik dari akademisi maupun dari Inafis Mabes Polri.

"Semua pembangunan ada standarnya, kemudian para ahli mengecek apakah semua sudah mengikuti proses standarisasi, karena kita ingin standar yang jelas terhadap operasional," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Jalan Raya Gubeng ambles pada Selasa malam. Saat kejadian, suasana jalan utama dari koridor timur menuju pusat kota tersebut sudah sepi. (Muhammad Gustirha Yunas)