Libur Natal-Tahun Baru, Korlantas Minta Anggota Aktif Infokan Lalu Lintas

Oleh Liputan6.com pada 19 Des 2018, 07:35 WIB
Diperbarui 19 Des 2018, 08:17 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri meminta anggotanya memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para pengemudi saat liburan Natal dan Tahun Baru. Salah satunya dengan cara aktif memberikan informasi lalu lintas kepada pengemudi.

"Soal kemacetan dan kecelakaan justru itu kerawanan. Potensi kemacetan, kerawanan kecelakaan, itu tidak boleh dilupakan. Bagaimana pesan-pesan keselamatan itu sampai kepada pengguna jalan," kata Refdi, Selasa 18 Desember 2018.

Informasi-informasi keselamatan saat Natal dan Tahun Baru tersebut bisa berupa spanduk, pemasangan rambu imbauan hingga personel siaga. Pesan-pesan keselamatan itu harus ditempatkan di lokasi strategis dan mudah diketahui para pengemudi.

"Yang harus diperlukan kekuatan kita pesan-pesan (keselamatan) itu sampai kemudian bagaimana saat mereka di jalan itu kita siapkan beberapa titik dengan jarak tertentu dengan semua perkiraan kita. Sehingga bisa dibaca oleh penguna jalan, di sana ada pesannya, di sana ada polisi, di sana ada pesan yang tersampaikan melalui toa," uja Refdi.

Refdi menjelaskan, untuk wilayah Jawa Timur terdapat sejumlah jalur tol dan arteri yang mempunyai permasalahan masing-masing saat libur Natal dan Tahun Baru.

Permasalahan itu mulai dari rawan kecelakaan, jalan rusak hingga terjadinya pasar tumpah.

"Tadi ada beberapa jalan arteri ada lintas utara, lintas tengah, lintas selatan dan lain-lain. Dengan segala persoalannya ada, pasar tumpah, lahan sebidang dan jalan yang tidak digunakan. Itu agar diberikan imbauan yang baik kepada semua saya kira mereka akan paham," tutur Refdi.

 

2 of 3

Spanduk Jangan Dipasang di Tol

Mantan Karo Provost ini pun mengimbau, agar pesan keselamatan yang berupa spanduk baiknya tak dipasang di ruas jalan tol. Karena, hal itu bisa mengacaukan konsentrasi pengendara yang sedang melaju kencang.

"Tapi jangan buat spanduk di tol karena jika kecepatan tinggi dan membaca itu bisa terjadi kecelakaan," ujar Refdi.

Dia menyarakan kepada jajarannya agar pesan-pesan keselamatan di tol baiknya dipasang di sekitar rest area. Sehingga, para pengemudi yang beristirahat bisa sekaligus menerima informasi keselamatan.

"Justru pesan-pesan itu spanduk itu bisa kita tempatkan pada rest area. Saya kira pada saat lelah dan istirahat bisa, saat pengendara makan dan minum dan mempersiapkan perjalanan berikutnya," pungkas Refdi.

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓