Hidayat Nur Wahid Ajak Mahasiswa Lanjutkan Perjuangan Empat Pilar

Oleh Cahyu pada 17 Des 2018, 15:46 WIB
Diperbarui 17 Des 2018, 15:46 WIB
Hidayat Nur Wahid
Perbesar
HNW: Empat Pilar buah perjuangan reformasi mahasiswa. (foto: dok. MPR)

Liputan6.com, Lampung Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid, mengatakan bahwa Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika) sangat berhubungan erat dengan generasi muda mahasiswa Indonesia. Kaitan ini berawal dari perjuangan fenomenal mahasiswa Indonesia pada 1998 yang membuka era reformasi, mengantarkan Indonesia memasuki era perubahan dan pembaruan yang luar biasa, termasuk perubahan elemen penting negara Indonesia yakni UUD 1945.

Era reformasi juga menumbuhkan pembaruan bentuk pemahaman dan implementasi terhadap Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang tidak lagi indoktrinasi, tapi karena kesadaran akan pentingnya empat hal ini bagi negara dan rakyat Indonesia. Hidayat menyampaikan hal ini di hadapan seribu lebih generasi muda peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang terdiri dari para mahasiswa Universitas Lampung (Unila) dari berbagai fakultas, para mahasiswa perwakilan perguruan tinggi, dan para pelajar sekolah menengah atas seputar Lampung, di Gedung Serba Guna Unila, Bandar Lampung, Senin (17/12/2018).

"Untuk itu, menjadi sangat penting generasi muda mahasiswa Indonesia era kekinian untuk semangat dan serius berupaya memahami dan mengimplementasikan Empat Pilar tersebut, salah satunya melalui Sosialisasi Empat Pilar yang digencarkan MPR RI sesuai amanah UU No.17 Tahun 2014," ujarnya.

Generasi mahasiswa Indonesia era milenial saat ini, lanjut Hidayat, harus memahami bahwa Empat Pilar merupakan hasil perjuangan mahasiswa. Kini, perjuangan ini harus terus berlanjut dari sisi pemahaman dan implementasi.

"Negara sendiri melihat betapa urgensinya rakyat memahami kembali nilai-nilai yang ada dalam Empat Pilar tersebut, sehingga melalui UU MD3 mengamanahkan lembaga MPR RI untuk melakukan sosialisasi Empat hal penting itu yang kemudian dilaksanakan MPR RI dengan berbagai metode kepada seluruh rakyat Indonesia," ucapnya.

Hidayat menjelaskan, pemahaman dan implementasi Empat Pilar yang baik oleh generasi muda, akan menjadi benteng dari dampak negatif modernisasi dan perkembangan teknologi yang sangat maju, serta bisa menjadi filter dalam menghadapi tahun politik. Tidak mudah terpengaruh untuk saling berkonflik karena beda pilihan.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bertema 'Generasi Muda, Generasi Penjunjung Tinggi 4 Pilar' hasil kerjasama MPR RI dengan BEM Unila tersebut juga dihadiri anggota Badan Sosialisasi MPR RI Al Muzzamil Yusuf, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Bujang Rahman, serta Pimpinan dan anggota BEM Unila.

 

 

(*)