TNI-Polri Tangkap 22 Anggota KKB Papua Sepanjang 2018

Oleh Nafiysul Qodar pada 14 Des 2018, 07:16 WIB
Diperbarui 14 Des 2018, 07:16 WIB
Banner Infografis Penembakan 31 Pekerja di Papua
Perbesar
Banner Infografis Penembakan 31 Pekerja di Papua. (Liputan6.com/Triyasni)

Liputan6.com, Jakarta - Aparat gabungan TNI-Polri mengklaim berhasil menangkap anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kerap menggangu keamanan di Papua. Setidaknya ada 22 anggota KKB yang diklaim telah ditangkap sepanjang 2018.

"Aparat gabungan TNI-Polri selama satu tahun ini sudah berhasil menangkap 22 pelaku dari kelompok tersebut dan sudah mengamankan 25 orang juga yang menyuplai senjata dan amunisi kelompok tersebut," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Selain itu, aparat gabungan juga berhasil menyita 20 pucuk senjata api dan 1.333 butir amunisi dari kelompok tersebut. Aparat juga telah mengidentifikasi KKB dan wilayah operasi mereka, termasuk kelompok pimpinan Egianus Kogoya yang melakukan pembantaian pekerja proyek Trans Papua.

"Ini artinya kelompok tersebut selain sudah diprofil dan di-mapping areal operasinya, kami juga sudah melakukan upaya penangkapan dan proses pidana terhadap kelompok tersebut," ucap Dedi.

 

2 dari 2 halaman

Buru Pembantai

Hingga saat ini, tim gabungan TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap KKB yang telah membantai para pekerja proyek Trans Papua di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga pada awal Desember 2018.

"Tim masih bergerak, khususnya mencari empat jenazah lagi yang belum ditemukan. Masih ada beberapa masyarakat yang masuk ke hutan, nanti akan dievakuasi dan dikembalikan lagi," kata Dedi memungkasi.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓