Panglima TNI Lepas Jenazah Sertu Handoko, Korban Penembakan Papua ke Sorong

Oleh Liputan6.com pada 06 Des 2018, 10:19 WIB
Panglima TNI Dan Kapolri Pimpin Apel Pengamanan Natal Dan Pemilu 2019

Liputan6.com, Timika - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melepas jenazah almarhum Sersan Satu Handoko yang kemudian diterbangkan ke Sorong, Papua Barat. Handoko menjadi korban pembunuhan separatis di Papua.

Pelepasan dilakukan di hanggar Avco Bandara Moses Kilangin Timika, Mimika, Papua, Kamis (6/12/2018) pukul 10.00 WIT. Jenazah kemudian diterbangkan ke Sorong menggunakan pesawat milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air.

Upacara pelepasan yang dilakukan secara militer tersebut, juga dihadiri Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komisaris Jenderal Pol Ari Dono Sukmanto, dan sejumlah jajaran TNI dan Polri lainnya.

"Kita baru saja menyaksikan upacara pemberangkatan jenazah almarhum Sersan Satu Handoko yang akan diterbangkan ke Sorong, karena rumah almarhum ada di Sorong," kata Panglima TNI usai upacara pelepasan.

Panglima TNI menjelaskan, Sertu Anumerta Handoko adalah salah satu korban aksi penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Pos Batalyon 755/Yaled di Mbua, Kabupaten Nduga, Papua pada 3 Desember lalu.

"Kejadian tepat tanggal 3 tengah malam. Setelah KKB membunuh karyawan PT Istaka Karya di wilayah ketinggian, Koba," tutur Panglima.

Dari 22 pasukan di Pos Batalyon 755/Yaled, satu gugur atas nama Sertu Handoko, sedangkan satu prajurit TNI yang terluka bernama Pratu Sugeng sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika.

Jenazah prajurit TNI Serda Handoko, korban penembakan KKB dan Pratu Sugeng di pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, tiba di Timika, Rabu 5 Desember 2018 sekitar pukul 15.00 WIT menggunakan helikopter dari Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Jenazah Handoko kemudian dibawa ke Brigif 20/IJK Kostrad III untuk disemayamkan dan baru diterbangkan ke Sorong pada Kamis ini untuk disemayamkan.

2 of 3

Evakuasi Korban

Tim gabungan TNI-Polri hari ini mengevakuasi 15 jenazah karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban pembunuhan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

"Pagi ini evakuasi akan dilakukan setelah aparat keamanan berhasil tiba di lokasi sejak Rabu (5/12) petang," kata Dandrem 172 PVY Kol Inf Binsar Sianipar saat dihubungi, Kamis (6/12/2018).

Saat ini jenazah telah dievakuasi ke Distrik Mbua. Dari sana, akan diterbangkan ke Wamena. Namun demikian, mengenai kapan tepatnya jenazah diterbangkan, Sianipar tidak memastikan.

"Tergantung kondisi cuaca. Namun Pangdam XVII Cenderawasih dan Kapolda Papuadijadwalkan ke Mbua," kata dia.

Selain mengevakuasi jenazah karyawan PT Istaka, korban pembunuhan di Papua tim gabungan juga mengevakuasi delapan warga sipil termasuk satu karyawan Istaka yang selamat, yakni Jhoni Arung.

Kondisi Arung dilaporkan sehat, namun nampak masih trauma atas insiden yang dialaminya.

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pada Minggu 2 Desember 2018 menyerang dan membunuh karyawan PT Istaka Karya yang sedang melakukan pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓