Ini Pesan Dirjenpas untuk Narapidana Lapas Banda Aceh yang Melarikan Diri

Oleh Andry Haryanto pada 02 Des 2018, 02:11 WIB
Diperbarui 02 Des 2018, 02:11 WIB
Ilustrasi Tangkap Teroris 2 (Liputan6.com/M.Iqbal)
Perbesar
Ilustrasi Tangkap Teroris 2 (Liputan6.com/M.Iqbal)

Liputan6.com, Jakarta Direktur Jendral Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, datangi Lapas Banda Aceh, dan bertemu 38 narapidana yang berhasil ditangkap kembali, Sabtu (1/12/2018)

"Kami menghimbau narapidana yang masih belum tertangkap, secara sukarela segera kembali ke Lapas dan melanjutkan sisa pidana dengan baik," ungkap Utami didampingi Kakanwil Kemenkumham Banda Aceh, Agus Toyib.

Ia pun menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Polri, TNI dan masyarakat yang telah membantu mencari dan penangkapan 113 narapidana yang telah melarikan diri.

Di Lapas Banda Aceh, Utami melakukan pengecekan kondisi fasilitas lapas yang mengalami beberapa kerusakan, oleh narapidana yang melarikan diri.

"Kepada kalapas dan jajaran untuk memeriksa ulang dengan seksama, juga melakukan analisa bagian mana saja dalam lapas yang rawan pelemahan dan berpotensi menjadi jalur gangguan kamtib, khususnya pelarian," kata Utami.

Selain melakukan penguatan kepada jajaran Lapas Banda Aceh, Utami juga berdialog dengan narapidana yang telah tertangkap, di sel hunian mereka yang terpisah dengan narapidana lainnya.

Ia menyampaikan agar mereka tidak mengulangi kembali tindakan pelanggaran hingga melarikan diri. Dan menghimbau mereka untuk mengikuti pembinaan dengan baik sampai selesai masa pidana.

"Apabila kalian berperilaku baik dan mengikuti peraturan dan pembinaan secara patuh, maka reward akan diberikan seperti remisi dan hak lainnya, begitu juga sebaliknya," ujar dia.

2 dari 3 halaman

Merusak Fasilitas Lapas

Narapidana Lapas Banda Aceh telah melarikan diri, setelah melawan petugas dan merusak fasilitas lapas, ketika diberi kesempatan melakukan Shalat Maghrib berjamaah di Masjid lapas, Kamis (29/11/2018).

Di hari yang sama Dirjenpas juga melakukan kunjungan ke LPKA Banda Aceh, dan meninjau pelaksanaan pembinaan dan pendidikan anak di sana.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓