Identifikasi Korban Lion Air Segera Selesai, Polri Pastikan Tetap Terima Kiriman Jenazah

Oleh Liputan6.com pada 22 Nov 2018, 12:35 WIB
Diperbarui 22 Nov 2018, 12:35 WIB
Kantong Jenazah Kembali Diturunkan dari KN SAR Sadew
Perbesar
Personil SAR Gabungan membawa kantong jenasah yang diturunkan dari KN SAR Sadewa di Pelabuhan JICT 2, Jakarta, Rabu (31/10). 189 orang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT- 610, Senin (29/10) lalu. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Pol Arthur Tampi mengatakan identifikasi korban kecelakaan pesawat Lion Air yang jatuh di Karawang, Jawa Barat, direncanakan berakhir pada Jumat 23 November 2018. Saat ini, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sudah mengidentifikasi 107 korban.

"Nah, besok kita akan mengumumkan bahwa kita sudah selesai melaksanakan proses identifikasi dari semua body part yang dikirimkan ke kita," kata Arthur di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Menurut dia, RS Polri telah menerima 195 kantong jenazah yang berisi 666 bagian tubuh korban. Seluruh bagian tubuh korban kecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 itu.

"Sudah selesai pemeriksaan semua. Itu dari 195 kantong. Kan kita sudah pernah menyampaikan, itu 666 body part yang kita identifikasi," ujar Arthur.

Dia mengatakan, meski identifikasi 195 kantong jenazah dinyatakan selesai, RS Polri tetap akan menerima dan mengidentifikasi korban Lion Air yang terlambat ditemukan.

"Kami sampaikan bahwa manakala ada body part lagi yang ditemukan, yang kemungkinan ada kaitan dengan kasus JT 610 ini, tetap sebagai pelaksana fungsi untuk proses identifikasi tetap kita laksanakan. Tetapi yang ada, sudah semua kita laksanakan prosesnya," kata Arthur.

 

2 dari 3 halaman

Persilakan Keluarga Menunggu di RS

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Doa Bersama
Perbesar
Keluarga korban Lion Air PK-LQP berdoa di atas KRI Banda Aceh di Perairan Tanjung karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11). Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Karawang, Jabar, (29/10/2018) pagi. (Merdeka.com/Imam Buhori)

Arthur juga tidak akan mengahalangi jika ada korban yang ingin menunggu identifikasi jenazah di RS Polri. Pihaknya memaklumi masih ada keluarga korban yang sangat berharap anggota keluarganya teridentifikasi.

"Setiap hari masih tetap, masih ada yang datang. Keluarga masih ada yang datang. semua keluarga yang belum teridentifikasi kan tentunya harapannya sama, anggota keluarganya dapat diidentifikasi," ucap Arthur.

 

Reporter: Sania Mashabi

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓