Korban Pembunuhan dalam Drum Dikenal Aktif Urus Panti Asuhan Semasa Hidup

Oleh Raden Trimutia Hatta pada 19 Nov 2018, 09:27 WIB
Diperbarui 19 Nov 2018, 09:27 WIB

Liputan6SCTV, Tangerang - Jenazah Abdullah Fitri Setiawan, korban pembunuhan dalam drum, Minggu malam, 18 November 2018, tiba di rumah duka, di Tangerang, Banten. Rencananya, Senin, 19 November hari ini, jenazah korban akan dimakamkan di Cilincing, Jakarta Utara.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (19/11/2018), sebelum disemayamkan di rumah duka, jenazah Abdullah Fithri Setiawan disalatkan di Mesjid Al Muhajirin, Perumahan Cluster Catarina, Pagedangan, Tangerang, Banten. Puluhan kerabat dan tetangga turut menyalatkan jenazah korban.

Menurut keluarga, saat ditemukan, terdapat luka lebam di bagian mata dan sayatan senjata tajam di leher dan luka tikaman di dada. Korban diketahui terakhir berkomunikasi dengan sang istri melalui aplikasi pesan instant, tiga hari sebelum kejadian.

Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah korban disemayamkan di Panti Asuhan Yatim Piatu Al Khairiyah, Cilincing, Jakarta Utara. Semasa hidupnya, selain berprofesi sebagai wartawan, korban juga aktif menjadi pengurus masjid dan panti asuhan yatim piatu.

Keluarga berharap, polisi bisa segera mengungkap kasus pembunuhan korban. Kini kasus pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan masih diselidiki aparat Polsek Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat. (Galuh Garmabrata)