Top 3 News: Kala Jokowi Borong Baju Bayi di Mal Surabaya

Oleh Maria Flora pada 19 Nov 2018, 07:33 WIB
Diperbarui 19 Nov 2018, 07:33 WIB
Jokowi Bertemu Masyarakat Kreatif Bandung

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 News, tiba di Mal Tunjungan Plaza, Surabaya, Jawa Timur, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh buat dua cucu tercinta Ethes Srinarendra dan Sedah Mirah Nasution.

Tak tanggung-tanggung delapan potong pakaian diborongnya dari harga Rp 86 hingga Rp 300 ribu. Jokowi menjelaskan, delapan potong pakaian tersebut terdiri dari jaket, baju, dan celana. 

Sementara, pembunuhan satu keluarga di Bekasi yang dilakukan Haris Simamora menguak beberapa fakta pilu. Selain membunuh pasangan pasutri pemilik rumah, dia pun tega menghabisi dua bocah yang ternyata masih keponakannya sendiri dengan cara dicekik.

Alasan pelaku, karena keduanya sempat memergoki dirinya sedang menghabisi nyawa ayah ibunya dengan memakai linggis.

Kabar lain soal penolakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap UU dan Perda Syariah yang akan diperjuangkan PPP. 

Menurut Ketua Umum PPP M Romahurmuziy hal itu dianggap perlu karena harus ada partai politik yang memperjuangkan undang-undang bernuansa syariah atau undang-undang bernuansa Islam di konstitusi Republik Indonesia hukumnya farduh kifayah.

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Minggu, 18 November 2018:

2 dari 4 halaman

1. Mampir ke Mal di Surabaya, Jokowi Borong Pakaian Bayi

Jokowi ajak cucu jalan-jalan di TMII. (Biro Pers Setpres)
Jokowi ajak cucu jalan-jalan di TMII. (Biro Pers Setpres)

Mengawali kunjungan kerja di Provinsi Jawa Timur, Presiden Jokowi menyambangi Tunjungan Plaza, Surabaya. Pusat perbelanjaan ini terletak di Jl. Basuki Rahmat No.107, Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya.

Jokowi kemudian mampir ke salah satu toko perlengkapan bayi di lantai 4. Kepala Negara membeli delapan potong pakaian anak laki-laki dan perempuan.

Total harganya kurang lebih Rp 3 juta. "Ada yang harga Rp 86 ribu, Rp 300 ribu," terangnya.

 

Selengkapnya...

3 dari 4 halaman

2. 3 Fakta Pilu Bocah Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi

Raut Wajah Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi
Polisi mengawal tersangka pembunuhan satu keluarga di Kota Bekasi saat gelar perkara di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/11). Tersangka HS melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga dengan menggunakan linggis. (Merdeka.com/Imam Buhori)

Kini pasal pencurian dan pembunuhan berencana disangkakan kepada pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Haris Simamora (HS). Pemuda pengangguran berusia 23 tahun ini juga terancam hukuman mati.

Selain Gaban Nainggolan (38) dan Maya Boru Ambarita, HS juga membunuh kedua anaknya. Masing-masing bernama Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) yang tak lain masih keponakannya sendiri.

Sebelum menghabisi keempatnya, HS sempat datang bertamu ke rumah korban, pukul 21.00 WIB. Kemudian dia datang kembali pukul 23.00 WIB disaat seluruh penghuni rumah terlelap.

 

Selengkapnya...

4 dari 4 halaman

3. Tanggapi PSI, Ketum PPP: Perjuangkan UU dan Perda Syariah Fardu Kifayah

Gelar Mukerwil, PPP DKI Jakarta Bertekad Menangkan Pemilu 2019
Ketua Umum PPP Romahurmuziy memberi sambutan dalam Mukerwil II di Jakarta, Sabtu (21/4). Mukerwil II PPP DKI Jakarta bertekad memenangkan PPP di Ibu Kota dalam Pemilu 2019. Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Ketua Umum PPP M Romahurmuziy menanggapi penolakan UU dan Perda Syariah yang dilontarkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie.

Dia menegaskan, pihaknya punya kewajiban untuk memperjuangkan UU bernuansa agama (syariah), baik di tingkat nasional maupun daerah.

Di jalur politik, imbuhnya, harus ada kelompok maupun partai politik yang memperjuangkan kebaikan dan mencegah kemungkaran secara konstitusional. Caranya dengan membuat UU di tingkat nasional dan perda di tingkat daerah.

 

Selengkapnya...

 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Konser Satu Cara #MusicAgaintsCorona | Kamis, 9 April 2020 dan Jumat, 10 April 2020