Top 3 News: Terkuak Latar Belakang Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi

pada 18 Nov 2018, 07:19 WIB
Diperbarui 18 Nov 2018, 07:19 WIB
Raut Wajah Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi

Jakarta - Top 3 news, sakit hati menjadi motif pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Tak terima dianggap orang tak berguna, tersangka Haris Simamora (23) tega membunuh pasangan suami istri dan kedua anaknya secara keji. 

Pasangan pasutri yang masih memilki hubungan keluarga ini dibunuh Haris dengan linggis, sementara anaknya dicekik saat tidur. Pembunuhan satu keluarga tersebut terjadi, Senin malam, 12 November di rumah korban.

Dari hasil penyelidikan polisi, tersangka memang dianggap anak nakal oleh keluarganya. Seperti apa bentuk kenakalannya, polisi masih mendalami lebih lanjut.

Sebelum kedua anak korban menjadi sasaran sadis pelaku, mereka yang tengah tertidur pulas sempat terbangun dan mendatangi kamar kedua orangtuanya.

Saat melihat pelaku, salah satu bertanya,"Mama kenapa. Dijawab pelaku tak apa-apa, mama hanya sakit saja. Lalu menyuruh kedua anak korban untuk tidur, setelah tidur dicekik oleh pelaku," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Argo Yuwono.

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Sabtu, 17 November 2018:

2 dari 4 halaman

1. Polisi: Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Dikenal Nakal

Raut Wajah Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi
Polisi membawa tersangka pembunuhan satu keluarga di Kota Bekasi saat gelar perkara di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/11). Tersangka berinisial HS masih memiliki hubungan saudara dengan korban. (Merdeka.com/Imam Buhori)

Polda Metro Jaya telah menahan tersangka Haris Simamora atas kasus pembunuhan keluarga Deperum Nainggolan di Bekasi, Jawa Barat. Dari profiling tersangka, polisi menggali latar belakang pria 23 tahun tersebut.

Meski baru sekali, Haris diancam hukum mati. Polisi menjatuhkan ia dengan pasal berlapis.

Haris membunuh satu keluarga yang masih kerabatnya lantaran sakit hati atas ucapan korban. Dia nekad melakukan pembunuhan dengan menggunakan linggis.

 

Selengkapnya...

3 dari 4 halaman

2. Kata Terakhir Anak Korban Pembunuhan 1 Keluarga di Bekasi pada Pelaku

20160206-Ilustrasi-Pembunuhan-iStockphoto
Ilustrasi Pembunuhan dengan Senjata Tajam (iStockphoto)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Argo Yuwono mengatakan, sebelum melakukan pembunuhan pelaku sempat bercengkerama dengan keluarga korban. Adapun pelaku datang ke rumah korban karena diundang oleh korban.

Usai mengobrol dan saling bercengkerama itu, kata dia, para korban pun tidur. Saat itulah, pelaku yang sudah lama sakit hati pada korban itu mulai mencari senjata tajam dan menemukan linggis di brankas perkakas rumah korban.

Kedua anaknya yang terbangun pun akhirnya turut dibunuh pelaku dengan cara dicekik hingga tewas.

 

Selengkapnya...

4 dari 4 halaman

3. Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Dieksekusi Bergiliran

TKP pembunuhan satu keluarga di Bekasi (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)
TKP pembunuhan satu keluarga di Bekasi (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Polisi mengungkapkan kronologi kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, yang diduga dilakukan oleh Haris Simamora (HS). Dalam kronologi itu, disebutkan HS diduga menghabisi nyawa satu keluarga itu secara bergiliran.

Kasus ini menewaskan Diperum Nainggolan, 38 dan isterinya, Maya Ambarita, 37, serta kedua anaknya yang masih berumur 7 tahun dan 9 tahun.

"Berdasarkan otopsi, yang dibunuh pertama suaminya kemudian istrinya yang merupakan sepupunya sendiri," kata Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Wahyu Hadiningrat dikutip dari Indopos (Jawa Pos Group), Sabtu (17/11/2018).

 

Selengkapnya...

 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Lanjutkan Membaca ↓