Skybridge Belum Rampung, Kondisi Tanah Abang Semrawut

Oleh Mevi Linawati pada 16 Nov 2018, 07:57 WIB
Diperbarui 16 Nov 2018, 09:02 WIB

Fokus, Jakarta - Pembangunan jembatan multiguna atau skybridge di pusat grosir Tanah Abang belum selesai. Kesemrawutan bahkan semakin menjadi lantaran para pedagang kaki lima menguasai (PKL) trotoar hingga pejalan kaki harus berbagi jalan dengan angkutan umum.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Jumat (16/11/2018), kesemrawutan di kawasan Tanah Abang sudah dimulai sejak dari pintu keluar stasiun MRT. Di tempat ini para PKL sudah menguasai trotoar jalan yang dijadikan lapak dagangan.

Para pengunjung yang umumnya pedagang yang hendak berbelanja stok dagangan merasa terganggu dengan situasi tersebut.

"Di sini yang tadinya enak sekarang jadi terganggu," kata pengunjung Kleni.

Untuk mengurangi kesemrawutan, Jalan Jatibaru yang sebelumnya sempat ditutup sejak beberapa Minggu terakhir telah dioperasikan kembali untuk lalu lintas kendaraan. Namun hingga kini masih banyak kendaraan yang salah jalur dan melawan arah. Sebelumnya para PKL bahkan sempat memenuhi ruas jalan tersebut hingga akhirnya ditertibkan.

"Namanya kita berjualan harus berani lah dan kalau ada petugas itu sudah risiko lah," jelas pedagang kaki lima Neneng.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan penataan Pasar Tanah Abang. Namun belum jelas kapan jembatan penyeberangan multiguna ini bisa benar-benar siap digunakan. (Muhammad Gustirha Yunas)