Jokowi Berdoa dan Berharap Korban Lion Air JT 610 Jatuh Segera Ditemukan

Oleh Liputan6.com pada 29 Okt 2018, 14:20 WIB
Diperbarui 29 Okt 2018, 14:20 WIB
Jokowi Gelar Ratas Persiapan OOC 2018
Perbesar
Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas di Istana Bogor, Senin (22/10).Ratas tersebut membahas persiapan OOC (Our Ocean Conference 2018) yang akan di selenggarakan di Bali. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi turut berduka atas jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Tanjung Karawang. Pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu sempat hilang kontak usai lepas landas di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.20 WIB.

"Saya terus berdoa dan berharap korban bisa segera ditemukan," ujar Jokowi di Bali, Senin (29/10/2018).

Jokowi mengaku mendapat laporan terkait musibah pesawat Lion Air dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pagi tadi.

"Pagi tadi langsung saya memerintahkan Kepala Basarnas yang dibantu oleh TNI dan Polri untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan secepatnya kepada korban," kata Jokowi.

Jokowi turut merasakan kerisauan yang mendalam dari seluruh keluarga korban, dan ia berharap keluarga korban dapat menunggu kabar dari tim SAR dengan tenang. "Sekali lagi, kita masih fokus pada pencarian dan penyelamatan korban," ucap Jokowi.

 

2 dari 3 halaman

Bawa 189 Orang

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang diketahui membawa 189 orang, termasuk penumpang dan kru pesawat. Penumpang terdiri dari 178 orang dewasa, 1 anak-anak, dan 2 bayi (infant) sementara kru pesawat terdiri dari 2 kokpit kru dan 6 orang awak kabin.

Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak 13 menit setelah take off dari Bandara Soekarno Hatta pada 06.20 WIB. Basarnas telah mengonfirmasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang.

 

Reporter: Melissa Octavianti

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓