Mengenang Pahlawan Nasional Lewat Napak Tilas Bung Tomo

Oleh Ady Anugrahadi pada 24 Okt 2018, 11:09 WIB
Alasan Bung Tomo Pilih Dimakamkan di TPU daripada TMP

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat (Kadisbintalad) Brigjen TNI Asep Syaripudin bersilaturahmi ke keluarga Pahlawan Nasional Bung Tomo di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya 31, Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018).

Maksud kunjungannya terkait kegiatan Napak Tilas Pahlawan Bung Tomo dan Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Rencananya kegiatan itu digelar 7-8 November 2018 di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Asep menjelaskan, napak tilas dilaksanakan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memerdekan bangsa Indonesia dari penjajahan dan menumbuhkan militansi dan patrotisme pahlawan dalam kehidupan generasi penerus bangsa khususnya prajurit TNI AD.

"Peserta yang mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat mengambil nilai-nilai keimanan, ketakwaan dan keikhlasan berkorban dilandasi semangat pantang menyerah," ujar Asep dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Selasa (23/10/2018).

Seperti kita ketahui bersama dari perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerderkaan, pertempuran di Surabaya yang dikenal dengan Pertempuran 10 November 1945 diabadikan sebagai Hari Pahlawan.

2 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

3 of 3

Monumental

Pertempuran tersebut merupakan peristiwa monumental yang dapat memberikan inspirasi, semangat juang sekaligus pembelajaran bagi generasi muda TNI AD dalam taktis, strategis dan historis militer.

Sementara itu, putera kedua Pahlawan Nasional Bung Tomo, HM. Bambang Sulistomo berharap generasi muda prajurit TNI dapat mewarisi nilai-nilai kejuangan dan patriotisme Bung Tomo.

"Kami berharap, prajurit muda TNI dapat meneladani semangat juang Bung Tomo dan pejuang Arek-arek Surabaya dalam menunaikan tugas dan pengabdian sebagai patriot bangsa dan garda terdepan dalam membela ideologi Pancasila serta kedaulatan dan Integritas NKRI," harapnya.

Lanjutkan Membaca ↓