Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Cimanggis Depok

Oleh Ady Anugrahadi pada 21 Okt 2018, 14:57 WIB
Diperbarui 21 Okt 2018, 14:57 WIB
Dilarang Melintas Garis Polisi
Perbesar
Ilustrasi Foto Garis Polisi (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria bersimbah darah ditemukan tergeletak di Jalan Raya Radar AURI, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Korban bernama Andika Saputra (20).

Perwira Urusan Hubungan Masyarakat (Paur Humas) Polres Depok, Ipda I Made Budi menjelaskan, korban ditemukan pukul 02.30 WIB, Minggu (21/10/2018).

Saat itu, seorang saksi mata bernama M Idrus sedang melintas di Jalan Raya Radar AURI depan SMP Negeri 7 Mekarsari, Cimanggis, Depok.

"Korban tergeletak di tengah jalan, dan ketika didekati sudah dalam keadaan bersimbah darah," ucap Made dalam keterangan tertulis, Minggu.

Made menduga, Andika Saputra sebagai korban penganiayaan. Sebab, di sekujur tubuh ditemukan luka akibat sabetan senjata tajam.

"Ada luka ada bagian perut bawah serta punggung belakang," ujar Made.

Dia mengatakan, kabar terakhir, korban diketahui meninggal dunia.

"Korban sempat dibawa ke RS Sentra Medika untuk dilakukan pengobatan namun ternyata nyawa laki-laki tersebut tidak dapat diselamatkan atau akhirnya meninggal dunia," tukas dia.

2 dari 2 halaman

Razia Narkoba di Tambora

Narkoba Polres Malang Kota
Perbesar
Barang bukti narkoba jenis pil koplo dan ganja di Markas Polres Malang Kota (Liputan6.com/Zainul Arifin)

Tim Gabungan merazia Tempat Hiburan Malam (THM) Old City. Dalam razia itu, petugas menemukan empat butir ekstasi dan mengamankan 52 orang yang positif narkoba.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DKI Jakarta AKBP Maria Sorlury menjelaskan, pihaknya menerjunkan 75 personel yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, Brimob Polda Metro Jaya. Juga melibatkan beberapa K-9 milik Badan Narkotika Nasional (BNN).

Razia dilakukan Minggu 21 Oktober dini hari. Sasarannya adalah Tempat Hiburan Malam (THM) Old City di Jalan Kali Besar Barat, Roa Malaka, Tambora, Kota Jakarta Barat.

Dalam razia itu, petugas melakukan tes urine terhadap 156 pengunjung. Hasilnya, 52 positif narkoba. Selain itu juga, disita empat butir ekstasi.

"Yang positif Narkoba di antaranya 19 orang wanita dan pria 33. Seluruhnya adalah pengunjung. Kami juga temukan ekstasi tak bertuan," ucap Maria dalam keterangan tertulis, Minggu (21/10/2018).

Sementara itu, mereka yang positif narkoba dibawa ke kantor BNNP DKI untuk diperiksa lebih lanjut.

 

Saksikan video pilihan di sini:

 

Lanjutkan Membaca ↓