Atasi Trauma, Anak-Anak Korban Gempa Palu Bermain dan Belajar

Oleh Maria Flora pada 08 Okt 2018, 08:11 WIB
Diperbarui 08 Okt 2018, 08:11 WIB

Liputan6.com, Sigi - Bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah menyisakan duka dan trauma terutama pada anak-anak.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (8/10/2018), sepekan lebih sudah murid-murid SD Negeri Langoleso, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tidak bersekolah.

Bagaimana tidak, tempat belajar anak-anak korban bencana gempa dan tsunami ini terkurung lumpur setinggi 2 meter. Tidak sedikit pula di antara mereka yang masih trauma.

Proses trauma healing atau mengatasi trauma melalui kegiatan bermain sambil belajar pun dilakukan agar anak tidak tenggelam dalam ketakutan.

Trauma healing ini setidaknya membuat anak-anak bisa meredam ketakutan pada gempa dahsyat yang mereka alami.

"Kedatangan kami di sini sangat membantu sekali, yang terpenting membuat mereka tidak trauma. Kemudian kita kembalikan lagi kepercayaan mereka," ujar Dansat Brimob Polda Sultra Kombes Pol R Kasero Manggolo.

Proses pembersihan sekolah akan dituntaskan sampai sekolah kembali bersih. Tim dari Polri pun siap membantu jika memang dibutuhkan sebagai tenaga pengajar. (Muhammad Gustirha Yunas)