Bendera China Berkibar di GBK Bikin Gagal Paham, Ini Penjelasannya

Oleh Liputan6.com pada 03 Sep 2018, 18:11 WIB
Diperbarui 05 Sep 2018, 17:13 WIB
Anies Baswedan Serah Terima Obor Asian Games ke Wali Kota Hangzhou

Liputan6.com, Jakarta - Asian Games 2018 telah resmi ditutup. Salah satu rangkaian acara dalam closing ceremony Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno (GBK) ialah pengibaran bendera dan dikumandangkannya lagu kebangsaan China usai diumumkan bahwa tuan rumah Asian Games 2022 adalah kota Hangzhou.

Prosesi yang dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu 2 September ini ternyata menuai komentar dari warganet. Salah satunya Suhendra dengan akun @xHDRx yang menulis, "Ilucinati, ternyata nyata. Bangsa kita dijajah cina. Bukan bendera indonesia yang naik di GBK. MELAINKAN BENDERA CINA! CINA!"

Ada juga Hanif Pauciflorum yang mengetweet "Penutupan Asian Games ada acara pengibaran bendera dan nyanyian lagu kebangsaan Cina? Hmmm, bener-bener sudah dijajah nih kita" melalui akun @hampirpunah.

 

Selain itu, ada juga warganet yang menganggap Presiden Jokowi pro terhadap China, dan menggunakan alasan ini untuk menyerang kubu petahana.

Untungnya, tidak semua warganet berpikir demikian. Ada beberapa warganet yang menanggapi isu ini dengan gaya tulisan satire untuk menyentil orang-orang yang kurang membaca, dan ada juga yang berbaik hati membantu mengklarifikasi isu ini dengan memberikan informasi yang benar.

Kantor Staf Presiden (KSP) telah menjelaskan sebelum acara penutupan Asian Games 2018 berlangsung di GBK. Dalam keterangannya KSP menyatakan, "Dengan berakhirnya Asian Games 2018, Indonesia harus menyerahkan tongkat estafet ke Hangzhou di Tiongkok yang akan menyelenggarakan perhelatan serupa pada 2022. Serah terima secara resmi akan dilaksanakan pada Upacara Penutupan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta."

Menurut KSP, prosesi serupa juga pernah didapat Indonesia dalam Upacara Penutupan Asian Games 2014 Incheon di Republik Korea. Kala itu, bendera dan lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' menghiasi langit Korea.

"Pengibaran bendera Tiongkok diiringi lagu kebangsaannya oleh OCA merupakan salah satu prosesi serah terima yang akan dilakukan di Upacara Penutupan Asian Games 2018," jelas KSP.

 

2 dari 3 halaman

Kota Hangzhou Bersiap

Penyelenggaraan Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang baru saja berakhir, tetapi persiapan untuk edisi ke-19 tahun 2022 mendatang sudah berjalan sejak 2018 ini.

Kota kuno China, Hangzhou, yang terkenal akan danau dan kuilnya yang indah, akan menjadi tuan rumah Asian Games empat tahun mendatang.

Tempat-tempat olahraga dan jalur kereta api baru sedang dibangun, dalam apa yang dilihat sebagai peluang untuk mempercepat pembangunan di kota yang berkembang pesat, demikian seperti dikutip dari Channel News Asia, Minggu (2/9/2018).

Dijuluki "teratai raksasa" oleh penduduk setempat, Pusat Olahraga Olimpiade Hangzhou, yang direncanakan akan selesai pada bulan September, dapat menampung 80.000 orang dan akan menjadi lokasi berlangsungnya Asian Games pada tahun 2022.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓