Perempuan Korban Penembakan di Tol Pasteur Bandung Kritis

Oleh Liputan6.com pada 01 Sep 2018, 04:18 WIB
Diperbarui 01 Sep 2018, 04:18 WIB
Penembakan Senjata Api

Liputan6.com, Jakarta - Tim dokter RS Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung mengoperasi perempuan yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal di sekitar gerbang Tol Pasteur.

Kepala IGD RSHS Doddy Tavianto mengatakan pasien bernama Hani (21) dirujuk ke RSHS dari RS Dustira Kota Cimahi pada Jumat, 31 Agustus 2018. 

Saat datang ke RSHS, kondisi Hani dalam keadaan sadar namun tekanan darah terus turun dan detak jantung di kisaran 52 dari angka normal 80 sampai 90 hingga 100. Peluru yang menyasarnya membuat luka dengan diameter sekitar dua centimeter.

Proyektil peluru memungkinkan masuk hingga sumsum tulang belakang di daerah leher sebagai pusat pengaturan tekanan darah dan pengaturan detak jantung.

"Kemungkinan (proyektil peluru) itu masih ada. Namun kemungkinan jika ada, itu hanya serpihan peluru," katanya saat dihubungi.

Doddy mengatakan, saat ini pihak rumah sakit tengah melakukan tindakan operasi oleh tim bedah saraf dan bedah anastesi.

"Kita tidak melihat ada peluru yang utuh yah, tidak melihat. Tetapi nanti mungkin yah pada saat selesai tindakan operasi baru kita ketahuan apa kah ada serpihan peluru atau yang lain-lainnya. Untuk saat sekarang belum bisa memastikan peluru masih di dalem atau sudah keluar semuanya," kata dia.

Adapun tindakan di luar operasi yang telah dilakukan untuk menangani korban, yakni memberikan obat untuk meningkatkan detak jantung dan juga obat untuk meningkatkan tekanan darah.

"Kalau tidak ditangani yah pasti akan jelek akibatnya, karenakan tensinya turun rendah dan detak jantungnya juga turun rendah," kata dia.

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini

2 dari 2 halaman

Berawal dari Tempat Hiburan Malam

Sebelumnya, sebuah mobil yang sedang melintas di kawasan Pasteur, Kota Bandung ditembak oleh orang tidak dikenal. Seorang penumpang perempuan terkena proyektil peluru di bagian leher.

Dari informasi yang diterima, peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/8) pukul 04.00 WIB. Di dalam mobil, terdapat lima penumpang dengan sopir bernama Salim (30).

Awalnya, Salim yang merupakan warga Purwakarta berangkat dengan rombongan dua mobil menuju daerah Jalan Dago, Kota Bandung.

Sekitar pukul 01.00 WIB, temannya yang bernama Mahmudi (26) terlibat pertikaian dengan dua orang yang tidak dikenal di salah satu tempat hiburan. Karena menimbulkan ketidaknyamanan, keduanya dilerai oleh juru parkir.

Pada pukul 03.30 WIB, saat rombongan pulang dari kawasan Dago, di Jalan Tol Pasteur mobil Avanza, Nopol : B 1963 PZY yang dikendarainya diduga ditembak.

Mobil tersebut diisi oleh Salim dan Mahmudi yang duduk di depan. Sedangkan di bagian belakang, diisi oleh tiga perempuan, yakni Bela, Mita dan Hani yang duduk di bagian paling kanan.

Penembakan tersebut diarahkan ke sebelah kanan hingga peluru menghujam leher Hani menembus sampai menghantam pintu sebelah kanan mobil.

 

Reporter: Aksara Bebey

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini : 

 

Lanjutkan Membaca ↓