Percepat Penyelesaian Masalah Perbatasan, Indonesia-Malaysia Akan Survei Bersama

Oleh Lizsa Egeham pada 03 Agu 2018, 07:40 WIB
Diperbarui 03 Agu 2018, 07:40 WIB
perbatasan ri-malaysia
Perbesar
(Raden AMP/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyebut, pemerintah tegah mempercepat penyelesaian masalah perbatasan Indonesia-Malaysia. Pasalnya, hampir 40 tahun kasus perbatasan wilayah Indonesia- Malaysia tak kunjung terselesaikan.

"Kebetulan kemarin Perdana Menteri Malaysia Mahatir datang ke Indoensia mengadakan pembicaraan dengan Presiden Jokowi, maka juga salah satu butirnya bagaimana kita segera menyelesaiakan perbatasan negara ini antara Malaysia dengan Indonesia," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018).

Menurut dia, kedua belah pihak kini telah membuat joint locking group untuk menyelesaikan perbatasan ini. Indonesia, lanjut dia, juga mengusulkan penyelesaian masalah perbatasan ini dapat diselesaikan per segment.

"Perdana Menteri Mahatir kelihatannya lebih bisa menerima juga penyelesaian persegmen sehingga ada ruang untuk bisa menyelesaikan ini dengan lebih leluasa," ucap Wiranto.

Agar cepet terselesaikan, Wiranto mengatakan pihak Indonesia dan Malaysia akan melakukan survei bersama dalam pengumpulan data dan penelitian untuk menyelesaikan masalah perbatasan ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tak Boleh Ada yang Dirugikan

Dia juga menekankan bahwa boleh ada pihak yang dirugikan dalam penyelesaian perbatasan Indonesia-Malaysia.

"Yang pasti Indonesia dengan tim yang dibentuk dari Kemendagri dibantu pemangku kepentingan lain semuanya menjadi satu tim menyelesaikan masalah perbatasan ini," kata Wiranto.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya